hai semua, kembali lagi dengan sayaa disini, perkenalkan saya Bella callista Zyralle, gimana kabar kalian semua? semoga baik yaa, sepertinya kita sudah lama tidak bertemu atau tegur sapa.
tadi helio sudah bilang kan Thema dan judul kita kali ini bukan?? gimana? keren tidak, seharusnya keren sih. sebelum mulai kami berdua juga ada partner yang keren habis.
tadi helio sudah bilang kan Thema dan judul kita kali ini bukan?? gimana? keren tidak, seharusnya keren sih. sebelum mulai kami berdua juga ada partner yang keren habis.
π5π₯1π1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Alas Roban terletak di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dan dikenal dengan tanjakan curamnya yang menantang.
πβ Jalur ini menghubungkan Kota Batang dan Semarang, serta merupakan bagian penting dari Jalur Pantura yang membentang di pesisir utara Pulau Jawa. Alas Roban membentang sekitar 54 km, dan memiliki sejarah panjang serta cerita mistis yang membuatnya terkenal sebagai jalur angker.
π₯5π1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Asal Usul Nama Alas Roban
πβ Nama "Alas Roban" berasal dari dua kata, yaitu "alas" yang berarti hutan dan "roban" yang mengacu pada "air naik." Julukan Alas Roban berasal dari Kampung Roban di Kecamatan Subah, dan sejak zaman dulu sudah dikenal sebagai kawasan hutan yang misterius.
Sejarah Pembukaan Alas Roban saat Masa Sultan Agung Mataram
Pada 1602, Alas Roban dibuka Ki Bahurekso, utusan Sultan Agung Mataram, di tengah perselisihan VOC dan Kerajaan Mataram.
Sultan Agung bermaksud menggempur VOC dan membuka Alas Roban untuk mendirikan beberapa pos logistik. Pembukaan hutan ini dimaksudkan sebagai lahan tanam untuk berbagai sumber makanan yang dibutuhkan pasukan.
π₯4π1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Pembangunan Jalan oleh Daendles
πβ Pembangunan jalan raya Pantura yang melewati Alas Roban dimulai pada masa Gubernur Jenderal Herman Willem Daendles (1808-1811).
Pembuatan jalan ini dikenal dengan nama De Grote Postweg. Proyek ini melibatkan kerja rodi yang dilakukan oleh banyak rakyat pribumi, dan banyak korban jiwa jatuh akibat pelaksanaan kerja rodi yang tidak manusiawi.
Akibat banyaknya korban, Alas Roban juga dikenal sebagai tempat pembuangan mayat, menambah kesan angker pada kawasan ini.
π₯3
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Kejadian Mistis dan Angker di Alas Roban
πβ Jalan Alas Roban yang curam dan berkelok membuatnya rawan kecelakaan, dan banyak yang percaya kecelakaan itu terkait dengan hal mistis.
Praktisi spiritual dan Youtuber, Hari Kurniawan atau biasa disapa akrab Om Hao, pernah mengulas kisah misteri Alas Roban dalam kanal Youtube Kisah Tanah Jawa.
Salah satu lokasi yang dikunjungi Om Hao adalah pohon beringin yang disebut Ringin Putih, di mana ia mengaku berdialog dengan makhluk astral.
π₯3
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Tempat Pembuangan Korban Petrus
πβ Di tahun 1980-an, Alas Roban jadi lokasi pembuangan korban penembakan misterius (petrus), yang menambah kesan angker dan mistis pada kawasan ini. Suasana mencekam dan mistis itu membuat banyak orang merasakan ada kehadiran gaib saat melintas, apalagi malam hari.
π₯3
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Lokasi Mistis di Alas Roban
πβ Pohon beringin Ringin Putih jadi spot spiritual di Alas Roban, di mana Om Hao berkomunikasi dengan makhluk astral berupa nenek-nenek dan kakek-kakek. Tempat ini dianggap punya kekuatan gaib kuat.
Selain itu, Sendang Poncowati, yang dikenal sebagai sumber mata air bagi hunian makhluk astral berwujud peri. Penguasa sendang ini adalah makhluk gaib berwujud wanita cantik yang dijuluki Nyai Poncowati. Konon, sendang ini sering dikunjungi oleh orang yang mencari berkah atau pesugihan.
π₯5
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Pengembangan Infrastruktur dan Jalur Alternatif
πβ Infrastruktur Alas Roban terus diperbarui untuk keselamatan, termasuk pembangunan jalur lingkar utara dan selatan sebagai alternatif.
Jalur lingkar utara lebih cocok untuk kendaraan pribadi, sedangkan jalur selatan, yang berupa jalan beton, lebih aman untuk kendaraan berat. Jalur selatan meskipun lebih jauh, memiliki tanjakan dan tikungan yang lebih sedikit, serta beberapa area kantong parkir untuk tempat istirahat sopir.
Alas Roban menyimpan sejarah dan cerita mistis yang menarik, selain jadi jalur penghubung Batang-Semarang. Pengendara diharapkan tetap hati-hati, terutama malam hari, biar aman.
Kehadiran jalur alternatif diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan.
Dengan mengetahui sejarah dan misteri Alas Roban, kita bisa lebih menghargai nilai historis dan budayanya, plus lebih waspada saat melintas di sini.
π₯4
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
πβ wahh wahh, ternyata sudah di akhir konten aja nii, gimana? bagus ga thema konten kali ini?? bagus dong, yang bawa aja keren masa iya konten nya tidak keren.
saatnya kami bertiga pamit, saya Moonchie Seynoir dan partner saya Helio Valen D'Arcanne dan Bella Calista Zyralle, izin pamit undur diri. byee semuaa
#ππππ ππππππ
saatnya kami bertiga pamit, saya Moonchie Seynoir dan partner saya Helio Valen D'Arcanne dan Bella Calista Zyralle, izin pamit undur diri. byee semuaa
#ππππ ππππππ
β€7
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM