Muntual! ig ma yuk, yang ga masalah sama akun baru yaa. admin upfoll, jarang diving && jarang aktif DNI yaa
Muntual! new pals, wya? i need the talkactive one who can match my energy pls, i'd like to send voice note or calls while playing games tgt (it could be plato, mole, roblox, or anyth). everyone's allowed but make sure you're not a ghostingers, MDNI kkay.
muntual! aku 16 (turn 17 this year) she/her ingin punya abang atau kakak.. who's willing to be my big bro/sissyy? i love lany & enhypen anyway, siapa tau calon abang dan kakak ku ada yang suka juga? :]
Groupies! JOIN GC YANG OKE BANGET INI YUK? Nanti kita main mafia, jj sampe ngumoh, Plato, dan main game seru lainnya. Yuk seru seruan bareng, all gender allowed. Problematik, silent readers, jangan lat dulu
Thats a wrap from Aries shift, Cybies! I've sent all the menfess. Sorry if I made any mistake during my shift or there is an unpleasant warning in the bot. Buat yang tertinggal di shift kali ini boleh check menfess nya dari sini ya.
Buat Cybies yang belum di accept ke comsect, make sure akun kalian sudah ada penanda seperti yang tertulis disini or you can contact us at @CybiesRobot. 39!
And don't forget to visit our beloved partners @AreaRental & @TimmyFess and to find out about the situation in Palestine, you can check here @VoiceofPalestina.
Buat Cybies yang belum di accept ke comsect, make sure akun kalian sudah ada penanda seperti yang tertulis disini or you can contact us at @CybiesRobot. 39!
Forwarded from Voice of Palestine.
(#DailyNews)
Wilayah Gaza Strip kembali mengalami krisis kemanusiaan yang semakin serius setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut, menyebabkan banjir besar di kamp-kamp pengungsi yang dipenuhi tenda-tenda keluarga yang mengungsi akibat kekerasan berkepanjangan. Hujan lebat dan badai musim dingin dalam beberapa hari terakhir menenggelamkan ratusan tenda tempat tinggal warga Palestina yang terlantar.
Banyak keluarga terpaksa keluar dari tempat mereka bermukim setelah air banjir naik tinggi, merendam barang-barang pribadi, pakaian, dan makanan yang tersisa. Angin kencang juga dilaporkan menghancurkan ratusan tenda, memperparah kondisi para pengungsi yang sudah hidup dalam situasi yang sangat rapuh.
Warga terdampak menyebut mereka memiliki sedikit perlindungan terhadap cuaca ekstrem karena hampir seluruh infrastruktur telah hancur akibat perang bertahun-tahun. Banyak keluarga tidak punya pilihan selain tinggal di tenda yang mudah rusak, sehingga terpaksa tidur di jalan berlumpur atau mencari perlindungan di gedung rusak. Banjir ini juga meningkatkan risiko kesehatan akibat air kotor dan minimnya fasilitas sanitasi yang memperbesar ancaman penyakit.
Banjir Hujan Deras Rendam Kamp Pengungsi Gaza, Tenda Rusak dan Warga Terpaksa Keluar ke Jalan
Wilayah Gaza Strip kembali mengalami krisis kemanusiaan yang semakin serius setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut, menyebabkan banjir besar di kamp-kamp pengungsi yang dipenuhi tenda-tenda keluarga yang mengungsi akibat kekerasan berkepanjangan. Hujan lebat dan badai musim dingin dalam beberapa hari terakhir menenggelamkan ratusan tenda tempat tinggal warga Palestina yang terlantar.
Banyak keluarga terpaksa keluar dari tempat mereka bermukim setelah air banjir naik tinggi, merendam barang-barang pribadi, pakaian, dan makanan yang tersisa. Angin kencang juga dilaporkan menghancurkan ratusan tenda, memperparah kondisi para pengungsi yang sudah hidup dalam situasi yang sangat rapuh.
Warga terdampak menyebut mereka memiliki sedikit perlindungan terhadap cuaca ekstrem karena hampir seluruh infrastruktur telah hancur akibat perang bertahun-tahun. Banyak keluarga tidak punya pilihan selain tinggal di tenda yang mudah rusak, sehingga terpaksa tidur di jalan berlumpur atau mencari perlindungan di gedung rusak. Banjir ini juga meningkatkan risiko kesehatan akibat air kotor dan minimnya fasilitas sanitasi yang memperbesar ancaman penyakit.
❤13
Forwarded from Voice of Palestine.
(#DailyNews)
Warga desa Susiya, yang berada di wilayah selatan Tepi Barat dekat Hebron, melaporkan bahwa sekelompok pemukim yang bermasker menyerang komunitas mereka pada Selasa malam. Dalam video yang beredar dan diunggah oleh saksi, terlihat tenda-tenda milik penduduk serta beberapa kendaraan disulut api oleh para pelaku.
Penduduk desa mengatakan bahwa serangan semacam ini bukan kejadian satu kali saja, melainkan bagian dari serangkaian kekerasan yang sering terjadi di wilayah penduduk. Aksi malam itu menunjukkan bagaimana kelompok pemukim memasuki area pemukiman Palestina dan menimbulkan kerusakan properti serta ketakutan di antara warga sipil.
Insiden ini terjadi di tengah tren serangan pemukim yang lebih luas di wilayah pendudukan. Laporan lembaga internasional menunjukkan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, puluhan serangan telah terjadi di berbagai desa Palestina, sering kali mengakibatkan rumah dan kendaraan dibakar, warga terluka, dan penduduk terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka karena ketakutan akan kekerasan yang terus meningkat.
Pemukim Israel Diduga Bakar Tenda dan Kendaraan Warga Palestina di Desa Susiya, Kekerasan di Tepi Barat Kembali
Warga desa Susiya, yang berada di wilayah selatan Tepi Barat dekat Hebron, melaporkan bahwa sekelompok pemukim yang bermasker menyerang komunitas mereka pada Selasa malam. Dalam video yang beredar dan diunggah oleh saksi, terlihat tenda-tenda milik penduduk serta beberapa kendaraan disulut api oleh para pelaku.
Penduduk desa mengatakan bahwa serangan semacam ini bukan kejadian satu kali saja, melainkan bagian dari serangkaian kekerasan yang sering terjadi di wilayah penduduk. Aksi malam itu menunjukkan bagaimana kelompok pemukim memasuki area pemukiman Palestina dan menimbulkan kerusakan properti serta ketakutan di antara warga sipil.
Insiden ini terjadi di tengah tren serangan pemukim yang lebih luas di wilayah pendudukan. Laporan lembaga internasional menunjukkan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, puluhan serangan telah terjadi di berbagai desa Palestina, sering kali mengakibatkan rumah dan kendaraan dibakar, warga terluka, dan penduduk terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka karena ketakutan akan kekerasan yang terus meningkat.
❤64💘7