๐—–๐—œ๐—ฅ๐—–๐—จ๐—Ÿ๐—ข๐—ฆ ๐—š๐—˜๐—ก-๐—ญ
9.76K subscribers
1.83K photos
332 videos
289 files
221 links
๐—›๐—”๐—ก๐—ฌ๐—” ๐—”๐——๐—” ๐——๐—œ ๐—Ÿ๐—”๐—ฃ๐—”๐—ž ๐—ง๐—˜๐—Ÿ๐—˜๐—š๐—ฅ๐—”๐— 

โซท MARKED. UNLEASHED. DEAD OR. FEARED. โซธ

CH OFC: @CIGEZOFC
CH ADM : @SHITPOSTCIGEZ
BOT OFC : @cigezbot
CH ARSIP : @ARSIPCIGEZ
BOT MPPS : @mppsCIGEZbot


โใ€Œ Since 13 December 2022 ใ€โž
Download Telegram
ใ…คใ…คใ…คใ…ค ใ…ค๐ŸŒฟ HARI KORPRI
ใ…คใ…คใ…คใ…ค 29 November 2025


ใ…คDi setiap langkah pelayanan yang kita berikan, selalu ada dedikasi sunyi yang bekerja tanpa henti ๐Ÿ“ˆ Hari ini, kita merayakan Hari Korps Pegawai Republik Indonesia, sebuah momen untuk kembali mengingat bahwa pengabdian adalah wujud cinta paling sederhana yang bisa diberikan kepada negeri ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จโœจ

ใ…คใ€Œ Korpri : Mengabdi Dengan Hati, Melayani Tanpa Henti ใ€

ใ…ค
ใ…คDalam setiap tugas yang dijalankan, ada tanggung jawab yang dijaga โšœ๏ธ Dalam setiap keputusan yang diambil, ada keteguhan yang tumbuh. Maka hari ini, mari kita rayakan Korpri sebagai sahabat pembangunan bangsa, sebagai pilar yang berdiri teguh di tengah berbagai perubahan zaman ๐ŸŒ

ใ…คPengabdian bukan hanya tentang bekerja dari pagi hingga senja ๐ŸŒž... Ini adalah perjalanan panjang yang memperlihatkan bahwa di balik administrasi, rapat, dan berkas yang tak ada habisnya, selalu ada harapan yang tumbuh โ…๐ŸŒฑโ† Korpri mengajarkan bahwa kejujuran adalah fondasi, bahwa pelayanan adalah kehormatan, dan bahwa setiap aparatur โ€” sekecil apa pun perannya โ€” punya kontribusi berharga bagi Indonesia โ€ผ๏ธ

ใ…คใ…คโฆ…โœจ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ...โฆ†ใ…ค


ใ…คใ…คใ…คใ…คใ…คใ…ค ใ…คSelamat Hari Korpri 2025.
ใ…คTerima kasih untuk seluruh pegawai bangsa
ใ…คyang terus melayani dengan tulus dan sepenuh hati.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
๐ŸŽค Halo semua, Selamat malam dan Selamat datang di #VSGZ Misteri malam ini. Perkenalkan Saya Hiraeja Jโ€™Pamex [ ๐Ÿชผ ] yang akan menemani kalian malam ini. Pernahkah kalian sadar kalau Bulan dan lautan itu seperti dua makhluk raksasa yang saling berbisik dari jauh. Keduanya terhubung oleh kekuatan kosmik yang tidak terlihat, tapi pengaruhnya bisa kita rasakan sampai ke setiap ombak yang menyentuh pantai. Malam ini, kita bakal bahas lima hubungan kosmik antara Bulan dan lautan yang mungkin belum pernah kalian pikirkan sebelumnya. Dibaca sampai selesai, ya! ๐Ÿคฉ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Lima Hubungan Kosmik Antara Bulan dan Lautan



Menjelajahi lautan dan Bulan menantang kita.
Meskipun jaraknya sekitar seperempat juta mil di luar angkasa, kita memiliki peta Bulan yang jauh lebih detail daripada peta dasar laut. Terlindung oleh kegelapan, air laut, dan luasnya yang luar biasa, dasar laut, dalam banyak hal, merupakan wilayah yang jauh lebih asing daripada permukaan bulan. Dua belas astronaut Amerika menginjakkan kaki di Bulan selama Program Apollo, tetapi hanya lima orang yang pernah mencapai bagian terdalam lautan kita, Palung Mariana. Menjelajahi lautan dalam dan permukaan bulan membutuhkan biaya mahal dan berbahaya โ€“ NASA kehilangan tiga penjelajah selama Apollo, dan lautan telah merenggut lebih banyak nyawa.Seiring umat manusia membuat rencana untuk kembali ke Bulan dan menjelajahi lebih banyak lagi bagian bawah laut, teknologi paralel seperti robotika, kecerdasan buatan, pakaian antariksa, dan pakaian selam niscaya akan berkembang seiring.
Lima Hubungan Kosmik Antara Bulan dan Lautan



Bulan menciptakan pasang surut air laut.
Hubungan paling fisik antara planet kita dan Bulan adalah dampak hariannya terhadap lautan. Bersama Matahari, massa Bulan menarik air yang menutupi 70% planet kita, menariknya melintasi permukaan dan memusatkannya untuk membentuk pasang surut. Karena geografi lokal dan posisi Matahari dan Bulan yang selalu berubah, pasang surut dapat bervariasi dari hampir tidak ada hingga perbedaan yang sangat besar, yaitu 15,6 meter, antara pasang surut dan pasang surut di Teluk Fundy, Kanada.
Lima Hubungan Kosmik Antara Bulan dan Lautan



Penyu laut, ikan karang, dan karang mengikuti Bulan.
Selama jutaan tahun, makhluk-makhluk di lautan telah berevolusi untuk beradaptasi dengan perubahan habitat pasang surut yang disebabkan oleh gravitasi Bulan โ€“ tetapi cahaya bulan saja memiliki pengaruh yang kuat terhadap kehidupan laut. Di terumbu karang, misalnya, ikan bidadari dan ikan kupu-kupu telah diamati mencari makan sepanjang malam di bawah cahaya Bulan purnama. Karang sendiri menggunakan siklus bulan untuk mengatur waktu pemijahan mereka, memastikan bahwa semua telur dilepaskan pada saat yang sama dan dibawa lebih jauh oleh pasang surut yang lebih kuat. Bayi penyu, yang muncul dari sarang berpasir mereka, mencari cahaya Bulan yang berkilauan dari ombak untuk membimbing mereka menyusuri pantai menuju laut. Itulah salah satu alasan mengapa resor pantai, dengan lampu buatannya, bisa sangat berbahaya โ€“ membingungkan penyu yang baru menetas dan mengarahkan mereka ke arah yang salah.
Lima Hubungan Kosmik Antara Bulan dan Lautan



Ada โ€œsamudra, laut, dan badaiโ€ di Bulan.
Pada tahun 1650-an, ketika manusia pertama kali mengamati Bulan secara detail melalui teleskop-teleskop awal, para astronom seperti Giovanni Battista Riccioli membayangkan bercak-bercak gelap tersebut sebagai lautan dan samudra luas di permukaan Bulan. Karena berada di era yang lebih romantis, 'maria' Bulan โ€“ yang sekarang kita ketahui terbentuk oleh aliran lava โ€“ dinamai Laut Kepulauan, Laut Berbusa, Laut Ombak, Laut Nektar, Laut Badai, dan Laut Ketenangan โ€“ tempat Neil Armstrong dan Buzz Aldrin mendarat 50 tahun yang lalu dan mendirikan 'Pangkalan Ketenangan'.
Lima Hubungan Kosmik Antara Bulan dan Lautan



'Cahaya bulan'
Pernahkah Anda menatap Bulan sabit dan hampir membayangkan bisa melihat keseluruhannya? Itu bukan tipuan mata Anda. Itu adalah fenomena yang disebut 'Earthshine' โ€“ atau 'Planetshine' ketika terjadi di tempat lain di Tata Surya. Di Bulan kita, bagian gelap yang redup yang terkadang Anda lihat disebabkan oleh pantulan Matahari dari lautan, es laut, dan awan di dunia seperti cermin raksasa, dan redup menerangi bagian Bulan yang seharusnya tidak terlihat โ€“ seperti pada foto di atas. Itu adalah pengingat indah bahwa kita hidup di planet air, melayang di antara bintang-bintang.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
๐ŸŽคHubungan antara Bulan dan lautan selalu terlihat sederhanaโ€ฆ tapi semakin kita pelajari, semakin jelas bahwa ada ikatan kosmik yang jauh lebih dalam dari sekadar pasang surut. Lima fakta tadi cuma sedikit dari misteri besar yang menghubungkan langit dan laut, dua elemen yang terus saling berbicara sejak bumi pertama kali terbentuk.

Saya Hiraeja Jโ€™Pamex [ ๐Ÿชผ ] izin undur diri dalam konten malam ini. Terima kasih sudah bertahan sampai akhir. Ingatโ€ฆ setiap ombak yang datang mungkin membawa jejak gerakan Bulan, dan setiap malam Bulan bersinar, ada rahasia laut yang ikut berbisik. Sampai jumpa di #VSGZ misteri berikutnya!
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Pernahkah kamu berpikir โ“โ”โ“Bagaimana kalau semua yang kamu lihat, rasakan, dan alami saat ini bukanlah dunia nyata, melainkan program yang sangat kompleks? ?

Kedengarannya seperti film The Matrix, ya? Tapi ide bahwa dunia ini mungkin hanyalah simulasi komputer raksasa bukan cuma fiksi, ini adalah hipotesis ilmiah dan filsafat modern yang benar-benar dibahas oleh para ilmuwan dan filsuf ๐Ÿค“

Selamat datang di #VSGZ ๐Ÿ“–, tempat kita membongkar pertanyaan besar dengan cara yang sederhana. Bersama Malrick D'Ares [๐ŸŽง], kita akan membahas:
Benarkah dunia ini bisa jadi simulasi?

Jangan kemana mana, tetap pantengin channel @OFCCYGENZ agar tak ketinggalan pembahasan nya โ€ผ๏ธ
1. Asal Mula Gagasan: Dari Filsafat ke Sains


Ide tentang dunia sebagai ilusi sudah ada sejak ribuan tahun lalu.

Filsuf Yunani seperti Plato pernah menulis alegori โ€œguaโ€, di mana manusia hanya melihat bayangan realitas sejati di dinding.

Tapi versi modernnya datang dari seorang filsuf Oxford bernama Nick Bostrom, lewat esainya tahun 2003 yang berjudul โ€œAre You Living in a Computer Simulation?โ€. Wah, judul yang sanhat menarik ya ๐Ÿค”