Boycott your app <3
58 subscribers
94 photos
1 link
Download Telegram
Fakta penutupan gerai ikonik di seattle dan chicago menjadi bukti konkret bahwa guncangan ekonomi yang dialami starbucks bukan fluktuasi pasar biasa. Penutupan lokasi strategis ini mencerminkan kegagalan operasional yang mendalam, di mana reuters mencatat bahwa banyak dari gerai yang ditargetkan untuk ditutup justru merupakan tempat di mana para pekerjanya aktif berserikat melalui starbucks workers united. Kondisi finansial perusahaan pun ada dititik yang sangat rentan setelah mengalami penurunan penjualan selama enam kuartal berturut-turut hingga memaksa CEO baru mereka mengalokasikan dana fantastis sebesar 15,7 Triliun Rupiah hanya untuk mencoba memulihkan citra merek yang sudah terlanjur cacat di mata publik
1😭1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
11. McDonald's App

Seperti halnya starbucks, aplikasi ini juga masuk kedalam daftar boikot terkait dengan kebijakan kontroversial mereka di wilayah konflik dan eksploitasi di balik sistem franchise globalnya. Salah satu pemicu utama boikot massal terhadap McDonald's adalah tindakan cabang mereka di wilayah konflik yang secara terbuka memberikan ribuan paket makanan gratis kepada unit militer selama masa krisis kemanusiaan. Tindakan ini memicu kemarahan global karena dianggap sebagai dukungan langsung terhadap operasi militer yang kemudian memaksa kantor pusat McDonald's Corporation untuk membeli kembali seluruh gerai dari pemegang lisensi di wilayah tersebut demi meredam kerugian finansial yang masif akibat boikot di seluruh dunia
1
Selain isu geopolitik, McDonald's juga terus dikritik atas praktik ketenagakerjaan yang buruk di berbagai negara. Melalui aplikasi dan model bisnisnya, perusahaan sering menekan biaya operasional dengan memberikan upah yang sangat minim kepada para pekerja di garis depan, sementara jajaran eksekutif mereka tetap menikmati bonus tahunan yang fantastis. Gerakan boikot ini telah terbukti memberikan dampak nyata di mana CEO McDonald's sendiri mengakui adanya hambatan bisnis yang signifikan di wilayah Timur Tengah dan beberapa negara Asia akibat reaksi keras dari konsumen yang menuntut tanggung jawab etis
1
Bukti pertama adalah tindakan unit McDonald's Israel (Alonyal Ltd.) yang secara terbuka memberikan ribuan paket makanan gratis kepada militer selama masa konflik di Oktober 2023. Meskipun McDonald's Corporation mencoba menjaga jarak dengan alasan "keputusan mandiri pemegang lisensi," tekanan global yang masif akhirnya memaksa kantor pusat untuk membeli kembali (buyback) seluruh 225 gerai di wilayah tersebut pada April 2024 demi menyelamatkan citra merek mereka yang sudah hancur di mata konsumen muslim dan pendukung kemanusiaan
1
Bukti kedua mengungkap sisi kelam di balik operasional gerai mereka. Hingga 2025, McDonald's terus menghadapi gugatan terkait pelanggaran hak pekerja dan penggunaan tenaga kerja anak di bawah umur. Laporan dari para pemegang saham mengungkap bahwa gerai McDonald's menyumbang hampir 9% dari seluruh pelanggaran tenaga kerja anak di industri terkait antara 2018-2022, termasuk kasus penemuan anak berusia 10 tahun yang bekerja hingga dini hari
1
Bukti ketiga menunjukkan bahwa boikot ini telah memberikan hantaman ekonomi yang sangat nyata. CEO McDonald's, Chris Kempczinski mengakui secara terbuka bahwa perusahaan mengalami dampak bisnis yang "sangat signifikan" di wilayah Timur Tengah serta negara-negara dengan mayoritas muslim seperti Indonesia dan Malaysia. Penurunan penjualan ini menyebabkan McDonald's gagal mencapai target pertumbuhan kuartalan pertamanya dalam empat tahun terakhir, membuktikan bahwa ketergantungan mereka pada aplikasi dan ekosistem digital kini menjadi titik lemah saat konsumen secara kolektif memilih untuk berhenti menggunakan layanan mereka
1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
12. Canva

Bagi banyak kreator dan admin komunitas, canva adalah "nyawa" dari setiap visual yang dihasilkan karena kemudahannya. Namun di balik antarmuka yang ramah pengguna, platform ini menyimpan keterlibatan yang cukup mendalam dalam ekosistem ekonomi di wilayah konflik melalui investasi dan ekspansi operasional yang masif. Memilih untuk tetap menggunakan canva berarti kita memberikan dukungan data dan finansial kepada korporasi yang lebih memprioritaskan ekspansi teknologi di area sensitif daripada mengambil sikap etis yang tegas terhadap kemanusiaan
1