Boycott your app <3
53 subscribers
94 photos
1 link
Download Telegram
Good question nih
Jujur pindah dari grab ke gojek itu gak menyelesaikan akar masalah eksploitasi, karena keduanya beroperasi di dalam sistem gig economy yang sama meskipun ada perbedaan kebijakan kecil di antara keduanya. Model bisnis mereka akan tetap mengandalkan status "mitra" untuk menghindari kewajiban memberikan upah minimum, jaminan kesehatan, dan pesangon bagi pengemudi
🔥21
And technically, kalian cuma berpindah dari satu korporasi raksasa ke korporasi raksasa lainnya yang sama-sama membebankan risiko operasional (bensin, servis kendaraan, kecelakaan) sepenuhnya ke pekerja. Sementara perusahaan ngambil potongan komisi yang besar dari setiap transaksi
1🔥1
Kalo tujuannya untuk memprotes kebijakan etis spesifik grab terkait isu kemanusiaan, pindah ke gojek bisa menjadi langkah taktis sementara. Tapi kalo tujuannya untuk melawan eksploitasi pekerja, gojek bukan solusinya karena mereka menggunakan skema algoritma, sistem rating, dan pemangkasan insentif yang secara substansi setara dengan grab
🔥2😢1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Hi everyone! Today I'm going to discuss a specific legal app that has officially been placed on the boycott list. Please pay close attention to the details I'm about to share
🔥42
10. Starbucks App

Starbucks sering mencitrakan diri sebagai perusahaan yang progresif, namun di balik layar they have a dark record when it comes to dealing with their own employees. As of 2026, starbucks continues to face hundreds of allegations of labor law violations in various countries. Mereka dikenal sangat agresif dalam melakukan tindakan yang menghalang-halangi pekerja untuk berserikat demi menuntut upah layak dan kondisi kerja yang manusiawi. Kasus yang paling gong adalah ketika perusahaan justru menggugat serikat pekerjanya sendiri: starbucks workers united, tak lama setelah para pekerja tersebut menyatakan solidaritas terhadap isu kemanusiaan. This action shows that for Starbucks, the voices of workers demanding justice (both for themselves and for global issues) are considered a threat to the company's image and company profits
1
Dan banyak yang belum tau bahwa pada awal 2024 starbucks menghadapi tuntutan hukum besar terkait penipuan konsumen. Selama bertahun-tahun, mereka memasarkan produknya sebagai hasil 100% perdagangan etis. Namun investigasi independen justru menemukan bukti adanya penggunaan tenaga kerja anak dan praktik kerja yang menyerupai perbudakan di perkebunan kopi pemasok mereka mulai dari guatemala hingga brasil, this proves that the "ethical" promises they sell on the app are just a marketing strategy to cover up the exploitation that occurs at the grassroots level
1
Meskipun starbucks secara resmi menyatakan netralitas, but data shows that major shareholders and their former leadership have close financial ties to entities that support military operations in conflict zones. Tekanan boikot global yang masif termasuk di Indonesia tersebut telah menyebabkan starbucks kehilangan nilai pasar sehingga miliaran dolar and forced them to close hundreds of outlets in various regions
1
The first proof is a so aggressive anti-worker attitude. Based on federal law decision (JD-80-25), starbucks was found to have legally violated labor laws by unilaterally firing employees simply because they fought for their rights in the union. Puncaknya di akhir 2023, starbucks bahkan tega menggugat serikat pekerjanya sendiri dengan alasan 'pelanggaran merek dagang' hanya karena serikat tersebut mengunggah pesan solidaritas terhadap isu kemanusiaan
😢1
This second of proof decisively debunks starbucks' proud "C.A.F.E. Practices" claim on its app
1
An in-depth investigative report revealed that their supply chain in yunnan coffee plantations is involved in so serious human rights violations. Investigasi menemukan adanya penggunaan tenaga kerja anak dengan temuan spesifik anak berusia 15 tahun yang dipekerjakan untuk menyortir biji kopi adalah sebuah pelanggaran fatal terhadap etika kemanusiaan global. Working conditions in the field are far from decent, workers are forced to work marathon hours for 12 hours a day, 7 days a week without a day off for months. Mereka juga terpapar bahan kimia pertanian tanpa perlindungan memadai, sementara upah yang mereka terima sangat minim dan sering kali di bawah standar hidup layak
1
Through a multi-layered system of intermediary suppliers, this corporation appears to be allowing the practice of "coffee laundering" from illegal plantations so that it can continue to obtain cheap raw materials while continuing to sell an "ethical" narrative to its consumers
1
By the end of 2025, starbucks was forced to undertake a major restructuring and close various strategic stores including their most iconic flagship roastery location in seattle
1