This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
silahkan kalau sambil mau berpendapat. aku bikin narasi dulu.
Tanggal 28 Agustus kemarin, ribuan orang turun ke jalan depan DPR. Mereka nggak bawa senjata, nggak bawa kekerasan. Mereka cuma bawa suara: menolak tunjangan rumah Rp50 juta yang jelas-jelas nggak adil
Tapi apa yang dilakukan banyak pejabat?
Alih-alih ketemu rakyat, mereka malah milih WFH (work from home). Alasannya “demi keamanan”.
Alih-alih ketemu rakyat, mereka malah milih WFH (work from home). Alasannya “demi keamanan”.
Bayangin… di luar sana rakyat kepanasan, mata perih kena gas air mata, teriak-teriak biar didengar. Tapi orang yang seharusnya mereka temui, yang seharusnya jadi “wakil” mereka, malah ngumpet. Nggak ada yang berani keluar.
Padahal, kalau mereka benar-benar wakil rakyat, bukannya itu momen buat maju ke depan, keluar gedung, dan ngobrol langsung sama massa? Setidaknya nunjukkin kalau mereka nggak lari dari tanggung jawab
👍11
Dan yang bikin hati makin hancur: demo itu nggak cuma ricuh, tapi ada nyawa yang melayang.
Seorang driver ojek online meninggal setelah terlindas rantis Brimob. Orang yang mungkin cuma lagi cari nafkah, atau sekadar ada di sekitar lokasi. Seketika, nyawanya hilang, jadi korban cuma karena si wakil rakyat ini milih ngumpet, dan nyerahin semua ke aparat.
Seorang driver ojek online meninggal setelah terlindas rantis Brimob. Orang yang mungkin cuma lagi cari nafkah, atau sekadar ada di sekitar lokasi. Seketika, nyawanya hilang, jadi korban cuma karena si wakil rakyat ini milih ngumpet, dan nyerahin semua ke aparat.
[] Let's share the awareness
Kita tahu, tentara itu loyalnya ke komando, bukan ke rakyat. Kalau mereka masuk ke jabatan sipil, apa jaminannya mereka bakal bekerja secara transparan dan demokratis? RUU ini juga bertentangan dengan prinsip sipil supremasi. Apa tuh? Itu konsep yang memastikan…
Aku sempet bahas ini, dan inilah yang terjadi. Apa apa pake cara militer.
Btw yang kelindes katanya sebenernya ada dua orang, dan dua duanya meninggal. Cuma aku masih cari berita valid soal korban yang inisialnya U ini.
[] Let's share the awareness
Btw yang kelindes katanya sebenernya ada dua orang, dan dua duanya meninggal. Cuma aku masih cari berita valid soal korban yang inisialnya U ini.
Atau mungkin yang punya infonya, share di cs ya! Makasih!
[] Let's share the awareness
Dan yang bikin hati makin hancur: demo itu nggak cuma ricuh, tapi ada nyawa yang melayang. Seorang driver ojek online meninggal setelah terlindas rantis Brimob. Orang yang mungkin cuma lagi cari nafkah, atau sekadar ada di sekitar lokasi. Seketika, nyawanya…
Bukan cuma itu. Lebih dari 351 orang ditangkap, di antaranya 196 pelajar. Anak-anak sekolah, yang bahkan belum ngerti betul politik, ikut diseret ke tahanan.
Semua kejadian ini bikin kita sadar kalau demokrasi kita sedang sekarat. Demokrasi yang seharusnya jadi ruang aman untuk bersuara, malah jadi jebakan yang membahayakan rakyat sendiri.
[] Let's share the awareness
Semua kejadian ini bikin kita sadar kalau demokrasi kita sedang sekarat. Demokrasi yang seharusnya jadi ruang aman untuk bersuara, malah jadi jebakan yang membahayakan rakyat sendiri.
Udah se urgent ini kalau kalian masih mentingin tipe akun buat anak anak rp, aku gatau lagi sih.
Demokrasi seharusnya: rakyat bicara → wakilnya mendengar → solusi dicari
👍1
Tapi yang terjadi: rakyat bicara → wakilnya kabur → aparat maju dengan kekerasan.
Kalau begini terus, bukan cuma suara yang dibungkam. Kepercayaan rakyat ke negara pun bisa hilang. Orang akan merasa buat apa punya DPR, kalau tiap kali rakyat bicara, jawabannya hanya represi.
[] Let's share the awareness
Kalau begini terus, bukan cuma suara yang dibungkam. Kepercayaan rakyat ke negara pun bisa hilang. Orang akan merasa buat apa punya DPR, kalau tiap kali rakyat bicara, jawabannya hanya represi.
Nah tapi hal ini emang mulai terjadi, makanya ada hastag #ResetIndonesia disini bakal aku jelasin maksudnya sama possibilitynya setelah ini.
[] Let's share the awareness pinned «Atau mungkin yang punya infonya, share di cs ya! Makasih!»
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM