Juni sudah pergi,
meninggalkan kisah yang tak terdefinisi,
katanya ia akan kembali
namun, apakah akan ada pertemuanku dengan Juni lagi?
Sekiranya kalimat itu yang menggema di kepala.
Menyadarkan tiap insan bahwa jeda semesta itu tak ada,
waktu tak lumpuh, namun tak bisa aku rengkuh.
Ia hanya menunggu penghuninya untuk sembuh.
Juli, mauku tak banyak.
Aku harap aku tidur nyenyak tanpa ditemani sesak,
jika ia masih mengikuti, beri saja aku sedih secukupnya.
Agar bahagiaku tak semakin terkikis, hanya menciptakan tangis.
Jangan hadirkan mimpi buruk walau aku tak memejamkan mata,
sebab ragaku tak kuasa untuk kembali patah dan kembali dalam pura-pura.
Aku harap, kamu mau mendengarnya.
Selamat datang kembali, Juli.
— Detak Hening
meninggalkan kisah yang tak terdefinisi,
katanya ia akan kembali
namun, apakah akan ada pertemuanku dengan Juni lagi?
Sekiranya kalimat itu yang menggema di kepala.
Menyadarkan tiap insan bahwa jeda semesta itu tak ada,
waktu tak lumpuh, namun tak bisa aku rengkuh.
Ia hanya menunggu penghuninya untuk sembuh.
Juli, mauku tak banyak.
Aku harap aku tidur nyenyak tanpa ditemani sesak,
jika ia masih mengikuti, beri saja aku sedih secukupnya.
Agar bahagiaku tak semakin terkikis, hanya menciptakan tangis.
Jangan hadirkan mimpi buruk walau aku tak memejamkan mata,
sebab ragaku tak kuasa untuk kembali patah dan kembali dalam pura-pura.
Aku harap, kamu mau mendengarnya.
Selamat datang kembali, Juli.
— Detak Hening
Cinta pertama seorang perempuan yang didapat dari laki-laki adalah ayahnya. Dan cinta pertama itu, telah mematahkan hatiku. Ayahku sendiri membuatku berhenti percaya dengan yang namanya cinta.
(Binta - Kata)
(Binta - Kata)
Bagaimana bisa membawa senyumnya pulang jika hadirnya saja hanya bisa di kenang.
— Detak Hening
— Detak Hening
Aku tak perlu izin mencintaimu. Aku hanya ingin mencintaimu, itu saja.
— Detak Hening
— Detak Hening
Perasaan yang sedang anda tuju diluar jangkauan. Silahkan mundur perlahan agar sakitnya tak semakin dalam.
— Detak Hening
— Detak Hening
Bolehkah aku meminta,
jika kata selamat tinggal
tak boleh ada diantara kita?
— Detak Hening
jika kata selamat tinggal
tak boleh ada diantara kita?
— Detak Hening
Sebelum patah.
Aku pernah dibawa terbang setinggi langit lalu dijatuhkan hingga enggan bangkit.
Mungkin kamu benar, ekspetasiku terlalu jahat.
— Detak Hening
Aku pernah dibawa terbang setinggi langit lalu dijatuhkan hingga enggan bangkit.
Mungkin kamu benar, ekspetasiku terlalu jahat.
— Detak Hening
seketika senja membawa kenangan.
menuntun hati di antara kegetiran.
melibatkan namamu di antara rintik hujan.
—; dvny
menuntun hati di antara kegetiran.
melibatkan namamu di antara rintik hujan.
—; dvny
Heningnya malam semakin menjadi bukti nyata, bahwa selama ini aku hanya menjadi tempat berpulangmu sementara :)
ㅡ; dvny
ㅡ; dvny
Ketika rasamu sedang tak bersua, bisakah kamu hanya mengambil jeda? Sebab cintaku rapuh, Tuan.
Walau aku sadar menjeda itu bukan bagian dari cinta.
Hanya saja, aku belum sanggup ditinggalkan kala kisah kita terlalu indah untuk disudahi hanya karna rasamu kian melarat. Jika pun kamu enggan menerimanya, biarkan aku sendiri yang mencintaimu. Meski risikonya menanggung sakit.
Tak apa, aku memang sebodoh itu dalam hal mencintai.
— Detak Hening
Walau aku sadar menjeda itu bukan bagian dari cinta.
Hanya saja, aku belum sanggup ditinggalkan kala kisah kita terlalu indah untuk disudahi hanya karna rasamu kian melarat. Jika pun kamu enggan menerimanya, biarkan aku sendiri yang mencintaimu. Meski risikonya menanggung sakit.
Tak apa, aku memang sebodoh itu dalam hal mencintai.
— Detak Hening
Rindu adalah temu yang menggerutu, temu yang enggan bertamu dan temu yang tak sudi menyatu. Karna dihatimu tak pernah ada namaku.
— Detak Hening
— Detak Hening