MAS OFFICIAL
17 subscribers
215 photos
194 videos
5 files
553 links
░⃟☠️◞ COOLEST BOY WHO CAN
KILLS
YOU WITH HIS EYES
GLAZE. キ、

⌂ : : BOT OFC
@OFFICIALMAS_BOT
⌂ : : BOT MPS
@MASDEKMPSBOT
Download Telegram
Lauv - Paris in the Rain
Lauv
The late nights
And the street lights
And the people
Look at me girl
And the whole world could stop
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Kamu bisa memilih musik blues sebagai ‘nina bobo’ agar tidur lebih cepat dan berkualitas. Salah satu yang dapat dimasukan ke dalam playlist adalah John Mayer. Penyanyi asal Amerika Serikat ini memiliki deretan lagu blues yang enak didengar. Jika harus memilih satu, cobalah kamu memulai dengan lagu Slow Dancing in a Burning Room.

Lagu ini memberikan magis kepada setiap pendengarnya melalui nada gitar a la blues. Kamu akan diantarkan ke alam mimpi dengan nyaman.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Slow Dancing In A Burning Room
John Mayer
We're going down
And you can see it too
We're going down
And you know that we're doomed
My dear
We're slow dancing in a burning room
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Bon Iver terkenal dengan lagu-lagu syahdunya yang menenangkan. Mengusung genre musik folks, Bon Iver merupakan salah satu band yang harus kamu masukan dalam daftar musik pengantar tidur. Salah satu lagu yang bisa dipilih adalah Holocene.

Lagu ini dijamin memberi ketenangan di malam hari. Ketika mendengar lagu ini, kamu seakan tengah berada di hamparan padang rumput luas dengan pemandangan menakjubkan. Tentu saja, suasana tenangnya membuat kamu cepat tertidur.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Holocene
Bon Iver
"Someway, baby, it's part of me, apart from me"
You're laying waste to Halloween
You fucked it friend, it's on its head, it struck the street
You're in Milwaukee, off your feet
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Nah itu dia 5 lagu Yang bisa dijadikan sebagai penghantar tidur kalian, Yuk tidur karena badan dan fikiran juga butuh istirahat. Sampai jumpa lagi, Good night !
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ #musik ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Selamat Malam, subscriber Mas. Apa kabar? Semoga dalam keadaan yang baik ya. Jangan lupa untuk tetap selalu bersyukur dan stay safe dimanapun kalian berada. Oh ya, izinkan memperkenalkan diri, saya Agip dan saya ingin membahas beberapa hal yang saya dapatkan dari situs web, Mengapa Rasisme Melahirkan Ketidaksetaraan dan Kekerasan? Nah, ingin tahu? Stay tune!

#arbriter
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Mari kita mulai, semoga bermanfaat dan siapkan teh hangat biar enak sambil membaca nanti.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Intan Marbun (2,5 tahun) adalah salah satu korban yang meninggal dunia dalam aksi kekerasan di depan Gereja Oikumene Samarinda, Kalimantan Timur pada tanggal 13 November 2016. Respon atas kekerasan ini bervariasi. Mulai dari kecaman di media sosial hingga gerakan sosial berupa penyalaan 1.000 lilin di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta dan di kota Samarinda. Walaupun respon ini dilakukan oleh sedikit kelompok, namun bisa menjadi acuan penting tentang reaksi masyarakat atas kekerasan tersebut.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Pesan atas gerakan sosial ini juga bervariasi, namun pada umumnya menyerukan penghentian kekerasan dan perpecahan di Indonesia. Sayangnya, respon banyak ditujukan kepada aksi pengeboman semata. Sorotan media dan masyarakat pun ditujukan kepada pelaku dari sudut pandang kekerasan vertikal antar individu. Tentu tidak ada yang salah dengan hal itu, namun melihat kekerasan ini sebagai bentuk kekerasan individu ke individu lainnya secara vertikal saja tidaklah juga dapat menjadi respon yang paling tepat.

ㅤㅤㅤㅤㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
1. Ketidaksetaraan Horizontal : Sumbu usang namun ampuh bagi kekerasan vertikal.

Frances Stewart, Graham Brown dan Luca Mancini di tahun 2005 pernah melakukan penelitian tentang mengapa pentingnya melihat ketidaksetaraan horizontal di Indonesia. Mereka menilai bahwa ketidaksetaraan horizontal menjadi salah satu faktor penting atas kekerasan vertikal yang terjadi. Mereka mendefinisikan ketidaksetaraan horizontal sebagai ketidakadilan antar kelompok.

Kelompok ini bisa bervariasi mulai dari kelompok yang didasarkan karena persaman etnis, ras, agama, gender atau usia. Tidak jarang satu individu bisa masuk ke lebih dari satu bagian kelompok tertentu. Kelompok-kelompok ini pun memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada kelompok yang berafiliasi dengan batasan yang sangat ketat (fleksibilitas perubahan anggota lebih sempit).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ