Apa sih self Healing itu sebenrnya?
Self Healing dapat diartikan sebagai proses penyembuhan luka diri dari luka batin atau mental yang diakibatkan oleh berbagai hal. Luka batin itu sendiri bisa muncul dalam bentuk perasaan sedih mendalam, merasa gagal, cemas, yang mengarah pada kondisi depresi.
Dikutip dari laman Psychology Today, self healing merupakan upaya yang dilakukan oleh diri sendiri untuk menyembuhkan diri sendiri. Bahkan sebuah penelitian menyebut jika setiap orang sebenarnya mampu menyembuhkan diri sendiri dengan presentase keberhasilan mencapai 18-75 persen.
Tujuan dari self healing tentu agar bisa memahami diri sendiri, menerima ketidaksempurnaan, serta membentuk pikiran positif tentang apa yang terjadi dalam hidup. Sebab, keyakinan dari diri sendirilah yang mendorong mereka pada kesembuhan.
Self Healing dapat diartikan sebagai proses penyembuhan luka diri dari luka batin atau mental yang diakibatkan oleh berbagai hal. Luka batin itu sendiri bisa muncul dalam bentuk perasaan sedih mendalam, merasa gagal, cemas, yang mengarah pada kondisi depresi.
Dikutip dari laman Psychology Today, self healing merupakan upaya yang dilakukan oleh diri sendiri untuk menyembuhkan diri sendiri. Bahkan sebuah penelitian menyebut jika setiap orang sebenarnya mampu menyembuhkan diri sendiri dengan presentase keberhasilan mencapai 18-75 persen.
Tujuan dari self healing tentu agar bisa memahami diri sendiri, menerima ketidaksempurnaan, serta membentuk pikiran positif tentang apa yang terjadi dalam hidup. Sebab, keyakinan dari diri sendirilah yang mendorong mereka pada kesembuhan.
Lantas metode apa yang bisa dilakukan sebagai upaya self healing ya?
1) Lakukan Me Time
Untuk melakukan self healing yang pertama Anda perlu melakukan me time. Me time atau meluangkan waktu untuk diri sendiri sagat berguna karena membuat setiap orang memikirkan dirinya sendiri terlebih dahulu.
2) Biarkan emosi negatif mengalir
Alih-alih menghindari emosi negatif, ada baiknya bagi Anda untuk membiarkannya mengalir sementara. Emosi negatif tersebut termasuk kesedihan, kekecewaan, kemarahan, hingga kesedihan.
1) Lakukan Me Time
Untuk melakukan self healing yang pertama Anda perlu melakukan me time. Me time atau meluangkan waktu untuk diri sendiri sagat berguna karena membuat setiap orang memikirkan dirinya sendiri terlebih dahulu.
2) Biarkan emosi negatif mengalir
Alih-alih menghindari emosi negatif, ada baiknya bagi Anda untuk membiarkannya mengalir sementara. Emosi negatif tersebut termasuk kesedihan, kekecewaan, kemarahan, hingga kesedihan.
3) Buat Sugesti Positif
Setelah membiarkan tubuh dan pikiran merasakan perasaan negatif, selanjutnya cobalah untuk memberikan sugesti positif. Sebab, cara Anda berkomunikasi pada diri sendiri juga mempengaruhi keadaan mental.
4) Jangan Menunggu Permintaan Maaf
Menunggu permintaan maaf dari orang yang melukai Anda akan memperlambat proses self-healing. Jika Anda merasa terluka, penting bagi Anda untuk mengatasinya sendiri, yang berarti menerima bahwa orang yang menyakiti Anda tidak akan meminta maaf.
5) Berfokus Pada Diri Sendiri
Fokus pada diri sendiri untuk sementara waktu juga akan membuat Anda lebih mudah mengatasi luka yang dialami. Ketika Anda memikirkan seseorang yang menyebabkan Anda sakit, bawalah diri Anda kembali ke masa kini. Kemudian, fokuslah pada sesuatu yang Anda syukuri.
Setelah membiarkan tubuh dan pikiran merasakan perasaan negatif, selanjutnya cobalah untuk memberikan sugesti positif. Sebab, cara Anda berkomunikasi pada diri sendiri juga mempengaruhi keadaan mental.
4) Jangan Menunggu Permintaan Maaf
Menunggu permintaan maaf dari orang yang melukai Anda akan memperlambat proses self-healing. Jika Anda merasa terluka, penting bagi Anda untuk mengatasinya sendiri, yang berarti menerima bahwa orang yang menyakiti Anda tidak akan meminta maaf.
5) Berfokus Pada Diri Sendiri
Fokus pada diri sendiri untuk sementara waktu juga akan membuat Anda lebih mudah mengatasi luka yang dialami. Ketika Anda memikirkan seseorang yang menyebabkan Anda sakit, bawalah diri Anda kembali ke masa kini. Kemudian, fokuslah pada sesuatu yang Anda syukuri.
6) Mindfullness
Mindfullness bisa diartikan sebagai cara berpikir dengan kesadaran penuh, memaknai setiap kejadian yang pernah dialami dengan lebih sehat. Mindfulness bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mencari tempat yang sekiranya tenang, kemudian memejamkan mata.
7) Tingkatkan Self-Compassion
Self-Compassion dapat diartikan sebagai kemampuan untuk memahami keadaan emosi diri sendiri dan juga respon emosi atas penderitaan yang dialami dengan disertai keinginan untuk menolong diri sendiri. Melalui cara ini, seseorang dapat memahami dirinya sendiri.
Mindfullness bisa diartikan sebagai cara berpikir dengan kesadaran penuh, memaknai setiap kejadian yang pernah dialami dengan lebih sehat. Mindfulness bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mencari tempat yang sekiranya tenang, kemudian memejamkan mata.
7) Tingkatkan Self-Compassion
Self-Compassion dapat diartikan sebagai kemampuan untuk memahami keadaan emosi diri sendiri dan juga respon emosi atas penderitaan yang dialami dengan disertai keinginan untuk menolong diri sendiri. Melalui cara ini, seseorang dapat memahami dirinya sendiri.
8) Jadikan Penyesalan Sebagai Kekuatan
Jika Anda memiliki sebuah penyesalan dalam hidup, cobalah untuk menjadikannya sebagai pelajaran. Boleh sesekali mengingat kejadian yang menyakitkan, tapi gunakanlah sudut pandang yang berbeda.
9) Buatlah Tulisan
Menulis secara ekspresif tentang hal dirasakan bisa membantu mengutarakan perasaan yang dialami. Menulis ekspresif adalah sebuah upaya untuk mengungkapkan segala emosi yang dirasakan saat stres datang melalui tulisan. Dengan menuliskan segala kekesalan itu dapat membantu kita untuk melihat masalah dari sudut pandang yang lain.
10) Kelilingi Diri dengan Orang-Orang yang Mendukung
Dengan membiarkan diri dikelilingi orang-orang yang mendukung Anda, Anda dapat terbantu untuk melewati banyak luka. Jika beberapa langkah di atas sudah dilakukan namun kurang membantu, Anda bisa bicarakan masalah tersebut kepada profesional.
Jika Anda memiliki sebuah penyesalan dalam hidup, cobalah untuk menjadikannya sebagai pelajaran. Boleh sesekali mengingat kejadian yang menyakitkan, tapi gunakanlah sudut pandang yang berbeda.
9) Buatlah Tulisan
Menulis secara ekspresif tentang hal dirasakan bisa membantu mengutarakan perasaan yang dialami. Menulis ekspresif adalah sebuah upaya untuk mengungkapkan segala emosi yang dirasakan saat stres datang melalui tulisan. Dengan menuliskan segala kekesalan itu dapat membantu kita untuk melihat masalah dari sudut pandang yang lain.
10) Kelilingi Diri dengan Orang-Orang yang Mendukung
Dengan membiarkan diri dikelilingi orang-orang yang mendukung Anda, Anda dapat terbantu untuk melewati banyak luka. Jika beberapa langkah di atas sudah dilakukan namun kurang membantu, Anda bisa bicarakan masalah tersebut kepada profesional.
Nahh segitu dulu buat hari ini, semoga bahasa yang digunakan dapat kalian pahami dengan baik ya. Jangan lupa untuk selalu bersyukur dan tersenyum hari ini.
Oh iya kita lagi hirmin juga loh, jangan lupa ikut berpartisipasi dalam hirmin ini, nanti kita bisa ketemu, kami menantikan wajah wajah baru nih😽 kalian bisa cek pinned untuk melihat devisi apa saja yang dibuka😉
@OFCDUKEDOM juga lagi hirmin bagi laki² yang berminat menjadi admin di sq kalian bisa nyoba daftar disini. Okey segitu dulu, saya pamit undur diri, selamat malam and see u all😼
Anna ft #DUCHESSCONTENTUS
Oh iya kita lagi hirmin juga loh, jangan lupa ikut berpartisipasi dalam hirmin ini, nanti kita bisa ketemu, kami menantikan wajah wajah baru nih😽 kalian bisa cek pinned untuk melihat devisi apa saja yang dibuka😉
@OFCDUKEDOM juga lagi hirmin bagi laki² yang berminat menjadi admin di sq kalian bisa nyoba daftar disini. Okey segitu dulu, saya pamit undur diri, selamat malam and see u all😼
Anna ft #DUCHESSCONTENTUS
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Ssup duchess, how are you? I hope everything is fine and in good health. Seperti biasa aku bakal sharing hal hal yang menurut aku menarik ke kalian. Kali ini kita bakal bahas tentang OVERTHINKING. Pasti semua pernah kan ngerasaiin yang namanya ovt? Nah sekarang ayo kita bahas lebih dalam lagi
Anna ft #DUCHESSCONTENTUS
Anna ft #DUCHESSCONTENTUS
Apa itu overthinking dan penyebab yang mendasarinya?
Overthinking adalah istilah yang sering ditujukan pada orang-orang yang terlalu banyak berpikir. Namun jangan keliru menyamakannya dengan pemikir, orang yang bersikap seperti ini sering kali memikirkan hal-hal sepele secara berlebihan.
Banyak yang keliru bahwa sikap ini diartikan sebagai sikap berhati-hati sebelum mengambil keputusan. Padahal nyatanya, terlalu sering berpikir berlebihan juga dapat memberikan dampak yang tidak baik untuk kesehatan Anda
Overthinking adalah istilah yang sering ditujukan pada orang-orang yang terlalu banyak berpikir. Namun jangan keliru menyamakannya dengan pemikir, orang yang bersikap seperti ini sering kali memikirkan hal-hal sepele secara berlebihan.
Banyak yang keliru bahwa sikap ini diartikan sebagai sikap berhati-hati sebelum mengambil keputusan. Padahal nyatanya, terlalu sering berpikir berlebihan juga dapat memberikan dampak yang tidak baik untuk kesehatan Anda
Tanda-tanda Anda adalah orang yang overthinking
1. Saat menghadapi masalah, tidak fokus untuk mencari solusinya
2. Sering merenungkan hal yang sama berulang-ulang
3. Rasa cemas buat Anda susah tidur nyenyak
4. Anda sering kali kesulitan membuat keputusan
5. Kerap menyalahkan diri saat salah ambil keputusan
1. Saat menghadapi masalah, tidak fokus untuk mencari solusinya
2. Sering merenungkan hal yang sama berulang-ulang
3. Rasa cemas buat Anda susah tidur nyenyak
4. Anda sering kali kesulitan membuat keputusan
5. Kerap menyalahkan diri saat salah ambil keputusan
Lantas, bagaimana mengatasi overthinking?
Untuk mengatasi overthinking, maka langkah pertama adalah dengan mencari tahu apa pemicunya. Sebab, beberapa orang mungkin cenderung bersikap overthinking pada masalah tertentu. Dengan mengetahui pemicunya, Anda akan jadi lebih waspada untuk mengontrol diri.
Cobalah untuk melepaskan pemikiran yang membuat Anda jadi cemas. Kuncinya, tetap mengamati dan mengevaluasi masalah, tapi pikirkan juga solusi untuk menghadapi masalah tersebut. Jangan hanya terpaku pada masalah saja.
Kemudian, jangan berlarut dalam penyesalan ketika Anda salah mengambil keputusan. Akan tetapi, belajar dari kesalahan tersebut agar tidak mengulanginya di kemudian hari.
Untuk mengatasi overthinking, maka langkah pertama adalah dengan mencari tahu apa pemicunya. Sebab, beberapa orang mungkin cenderung bersikap overthinking pada masalah tertentu. Dengan mengetahui pemicunya, Anda akan jadi lebih waspada untuk mengontrol diri.
Cobalah untuk melepaskan pemikiran yang membuat Anda jadi cemas. Kuncinya, tetap mengamati dan mengevaluasi masalah, tapi pikirkan juga solusi untuk menghadapi masalah tersebut. Jangan hanya terpaku pada masalah saja.
Kemudian, jangan berlarut dalam penyesalan ketika Anda salah mengambil keputusan. Akan tetapi, belajar dari kesalahan tersebut agar tidak mengulanginya di kemudian hari.