HIRLAT | ๐ˆ๐๐ƒ๐„๐๐“๐˜ ๐”๐๐ˆ๐•๐„๐‘๐’๐ˆ๐“๐˜
11.2K subscribers
242 photos
8 videos
14 files
149 links
ใ…ค โ”โ”ฝโ” ๐ˆ๐๐ƒ๐„๐๐“๐˜ ๐”๐๐ˆ๐•๐„๐‘๐’๐ˆ๐“๐˜ .. ๐ด‘

๐ƒฃ โ€˜ @INDEPTYUNIVERSITY
โŠท @IndeptyUniversityOfc_Robot
โŠท @IndeptyUniversityOfficial
โŠท @BEM_IUV & @SHITPOSTIUV

๐Š .. โ€ โ ๐“๐ซ๐š๐ข๐ง ๐˜๐จ๐ฎ๐ซ ๐’๐ฉ๐ž๐œ๐ข๐š๐ฅ๐ญ๐ฒ ๐“๐จ ๐๐ž๐œ๐จ๐ฆ๐ž ๐˜๐จ๐ฎ๐ซ ๐’๐ค๐ข๐ฅ๐ฅ โž
Download Telegram
 ๐Ÿช„ ๐€๐…๐“๐„๐‘ ๐’๐“๐Ž๐‘๐Œ โ€” CINTA YANG MENYEMBUHKAN ITU BUKAN MENYELAMATKAN

                ๐“‰ฏเพ€ โ€ŒOn Air. . . V. โ”€โ”€ KIER AJI WISESA

 
ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ

๐ŸŒธ Cinta yang menyembuhkan itu berbeda dengan cinta yang ingin menyelamatkan.

Menyembuhkan berarti hadir, mendukung, dan bertumbuh bersama. Menyelamatkan berarti merasa harus memperbaiki, menanggung, atau menjadi โ€œpenolong utamaโ€ bagi pasangan.

Bedanya ada di sini :

๐Ÿคฉ Menyembuhkan
โ€œAku ada untukmu, tapi kamu tetap bertanggung jawab atas dirimu.โ€

๐Ÿคฉ Menyelamatkan
โ€œAku akan memperbaiki kamu. Tanpa aku, kamu tidak akan baik-baik saja.โ€

Cinta yang menyembuhkan tidak membuat salah satu pihak menjadi penopang seluruh beban. Ia memberi ruang untuk proses, bukan mengambil alih proses itu.
Ia tidak memaksa pasangan cepat sembuh, tapi sabar berjalan di sampingnya.

Karena pada akhirnya, tidak ada manusia yang bisa menyelamatkan manusia lain sepenuhnya.
Yang bisa dilakukan hanyalah menemani, menguatkan, dan percaya bahwa masing-masing punya kemampuan untuk bangkit.

Cinta yang sehat bukan tentang menjadi pahlawan.Tapi tentang menjadi rumah yang aman untuk diri sendiri maupun pasangan, dan tanpa kehilangan diri sendiri.


ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ
๐Ÿช„  @INDEPTYUNIVERSITY โœ…
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โคโ€๐Ÿ”ฅ2๐Ÿ”ฅ1๐Ÿคฉ1๐Ÿ˜1๐Ÿ†’1
 ๐Ÿช„ ๐€๐…๐“๐„๐‘ ๐’๐“๐Ž๐‘๐Œ โ€” REHAT SEJENAK

                ๐“‰ฏเพ€ โ€ŒOn Air. . . VI. โ”€โ”€ LIRA JIAN SEKAR

 
ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ

๐ŸŒธ /After briefly glancing at the script ; I look toward the camera with a warm smile resting gently on my face/

Wahโ€ฆ nggak terasa ya, Kier Aji. perjalanan kita malam ini sudah hampir sampai di penghujung waktu.

Rasanya baru saja kita membuka cerita, berbagi sudut pandang, dan menyelami makna di balik After Storm. Tapi waktu berjalan begitu cepat ketika percakapan terasa dekat di hati.

Sebelum benar-benar menutup episode malam ini, yuk kita rehat sejenak. Tarik napas perlahan, biarkan pikiran yang mungkin penuh jadi sedikit lebih tenang.

Kami sudah menyiapkan beberapa lagu yang bisa menemani refleksimu malam ini. Biarkan musiknya berbicara, mungkin ada lirik yang terasa seperti mewakili isi hatimu.

Nikmati setiap nadanya, rasakan setiap katanya, dan izinkan dirimu untuk pelan-pelan pulih. Enjoy the moment, guys.
๐Ÿ’ž

ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ
๐Ÿช„  @INDEPTYUNIVERSITY โœ…
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โคโ€๐Ÿ”ฅ2โค1๐Ÿ”ฅ1๐Ÿคฉ1
Fix You
Coldplay
        COLDPLAY | .. ๐ŸŽถ
      FIX YOU
      

0:00โ”€โ”€โ”€โ”€Iโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€3:29

โ†บออ    โ—โ—ออ     ll     โ–ทโ–ท      โ‹ฎโ‰ก
โคโ€๐Ÿ”ฅ2โค1๐Ÿคฉ1๐Ÿ†’1
 ๐Ÿช„ ๐€๐…๐“๐„๐‘ ๐’๐“๐Ž๐‘๐Œ โ€” END

                ๐“‰ฏเพ€ โ€ŒOn Air. . . VII. โ”€โ”€ KIER AJI WISESA

 
ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ

๐ŸŒธ Kita harus belajar bahwa cinta tidak hanya hadir saat semuanya terasa indah dan mudah, tetapi juga ketika harus berani menatap rasa sakit yang pernah ada. Cinta mengajarkan bahwa menerima seseorang berarti juga menerima riwayat lukanya, ketakutannya, keraguannya, dan bagian-bagian rapuh yang tak selalu terlihat.

Hubungan antara dua insan yang saling mencintai bukan tentang menghapus luka atau berpura-pura semuanya baik-baik saja. Bukan pula tentang menyuruh rasa sakit itu pergi secepat mungkin. Melainkan tentang saling mendampingi dengan sabar, memberi ruang, memberi waktu, dan menghadirkan rasa aman. Hingga perlahan, perih itu berubah menjadi bekas yang tak lagi menyiksa, menjadi pengingat bahwa mereka pernah terluka, namun memilih untuk tetap bertahan dan tumbuh bersama.

ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ
๐Ÿช„  @INDEPTYUNIVERSITY โœ…
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค1๐Ÿ”ฅ1๐Ÿฅฐ1๐ŸŽ‰1๐Ÿคฉ1
 ๐Ÿช„ ๐€๐…๐“๐„๐‘ ๐’๐“๐Ž๐‘๐Œ โ€” END

                ๐“‰ฏเพ€ โ€ŒOn Air. . . VII. โ”€โ”€ LIRA JIAN SEKAR

 
ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ

๐ŸŒธ /Smiling warmly as I look toward the camera ; speaking with a steady tone into the microphone ; then gently taking off the headphones/
Dan akhirnya, kita sampai di akhir perjalanan malam ini. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk mendengarkan, untuk merasakan, dan mungkin untuk sedikit membuka kembali ruang-ruang yang selama ini kamu simpan sendiri.

Semoga dari obrolan tentang ๐€๐…๐“๐„๐‘ ๐’๐“๐Ž๐‘๐Œ ini, kita sama-sama belajar bahwa luka bukanlah sesuatu yang harus disembunyikan. Bahwa trauma bukan akhir dari cerita.

Dan bahwa cinta yang sehat dan sadar, bisa menjadi ruang untuk tumbuh, bukan untuk saling menjatuhkan.

Kalau kamu sedang berada di fase yang sulit, ingatlah, setelah badai langit memang tidak langsung cerah. Tapi udara selalu terasa lebih bersih. Terus jaga hatimu dan rawat dirimu.

Dan jangan takut untuk belajar mencintai lagi, dengan cara yang lebih dewasa dan lebih bijak. Saya Jian Sekar Kinanti, bersama Kier Aji Wisesa Jagatprabu, pamit undur diri.

Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan malam ini.
Sampai bertemu di episode Podcast INDEPTY UNIVERSITY berikutnya.
๐ŸŽ

ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ
๐Ÿช„  @INDEPTYUNIVERSITY โœ…
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค3๐Ÿฅฐ3๐Ÿคฉ3๐Ÿ”ฅ1๐ŸŽ‰1๐Ÿ˜1
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
โ™ก         โ           โŒฒ          โ€ขโ€ข        โŽ™
Liked by @INDEPTYUNIVERSITY, @BEM_IUV, @FakultasKedokteranIUV, @FakultasEkonomidanBisnisIUV, @FakultasHukumIUV, @UKMDebatIUV, @UKMBroadcastingIUV, @ejaxarr and 26.022.026 others

26 Februari menandai 3 tahun perjalanan Indepty University dalam membangun ruang belajar, menumbuhkan gagasan, dan membentuk lingkungan akademik yang hidup dan berpotensi.

Three years of growth.
Three years of vision.
And this is only the beginning.

Terima kasih kepada seluruh keluarga besar Indepty University yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini dan terus melangkah bersama menuju masa depan yang lebih besar.

Happy 3rd Anniversary, Indepty University.

๐Ÿ’ฌ view all 270.226 comments
1 minutes ago โ€ข see translation
โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€
    โŒ‚             โŒ•              โŠž             โ™ก
โค2๐Ÿคฉ2โคโ€๐Ÿ”ฅ1๐Ÿ”ฅ1๐Ÿฅฐ1๐ŸŽ‰1๐Ÿ†’1
ใ…ค   ๐Ÿ’ผ Perfectionism is often praised as ambition. But is it really about high standards, or the fear of not being enough?
Sometimes weโ€™re not chasing perfect. Weโ€™re just afraid of disappointing others.

ใ€ INDEPTY UNIVERSITY ๏น™๐Ÿช„๏นš NEW PODCAST ใ€‘
ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ

๐Ÿ“š Join us on INDEPTY UNIVERSITY Podcast in our special episode, "Antara Standar Tinggi dan Self-Criticism" a conversation about perfectionism and about ambition, fear of not being enough, and the quiet pressure we put on ourselves.

           ๐Ÿ“ŽAVE THE DATE
     ๐Ÿ“ February 28, 2026
     
๐Ÿ“ 20.40 WIB - End.
     ๐Ÿ“ At @INDEPTYUNIVERSITY

ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ
๐Ÿช„  @INDEPTYUNIVERSITY โœ…
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿฅฐ4โคโ€๐Ÿ”ฅ1๐Ÿ”ฅ1๐Ÿคฉ1
๐—œ๐—จ๐—ฉ โ€” ๐—ฃ๐—ข๐——๐—–๐—”๐—ฆ๐—ง
๐Ÿงญ"Antara Standar Tinggi dan Self-Criticism"

           .โžด ON AIR . . โ€” LIRA SEKAR

ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ

/Entering the broadcast room ; sitdown ; putting on headphones then smiling at the camera while waving at it ; chuckling a little/

Halo, halo semuanya!
Selamat datang kembali di Podcast INDEPTY UNIVERSITY ๐ŸŽ™๏ธ
โœจ

Semoga kamu yang lagi dengerin malam ini lagi di tempat yang nyaman. atau setidaknya, lagi mau meluangkan waktu buat dengerin sesuatu yang mungkin relate sama isi kepala kamu.

Jadi sebelum kita masuk ke topik yang cukup โ€œdalemโ€, izinkan kami menyapa dulu bagi kalian yang mungkin baru kenal dengan kita. Di sini ada saya, Lira Jian Sekar Kinanti, biasa dipanggil Lira Sekar. Dan seperti biasa, di samping saya sudah ada partner diskusi yang selalu insightful dan nggak pernah gagal bikin obrolan jadi hidup, Kier Aji Wisesa Jagatprabu, atau yang akrab dipanggil Kier Aji.

Malam ini, kita nggak cuma ngobrol biasa. Kita mau ngajak kamu masuk ke satu topik yang sering dipuji. Tapi jarang dipahami secara utuh.

Dengan judul:
โ€œAntara Standar Tinggi dan Self-Criticism.โ€ Sebuah obrolan tentang perfeksionisme, tentang ambisi yang terlihat kuat di luar, tapi kadang diam-diam menyimpan rasa takut dianggap tidak cukup.

Apakah ini tentang standar tinggi?
Atau justru tentang tekanan yang kita ciptakan sendiri? yuk simak podcast kami berdua

ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ
๐Ÿช„  @INDEPTYUNIVERSITY โœ…
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค2
๐—œ๐—จ๐—ฉ โ€” ๐—ฃ๐—ข๐——๐—–๐—”๐—ฆ๐—ง
๐Ÿงญ"Antara Standar Tinggi dan Self-Criticism"

           .โžด ON AIR . . โ€” KIER AJI

ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ

/Turn toward the camera with a charming smile ; giving a soft nod/


Kita hidup di dunia yang begitu mengagungkan pencapaian. Segalanya diukur dari angka, gelar, posisi, dan seberapa sibuk kita terlihat.
Ranking. Prestasi. Target. Produktivitas.

Seolah-olah nilai diri seseorang bisa dirangkum dalam daftar pencapaian.
Orang yang bekerja sampai larut malam dipuji sebagai sosok yang gigih dan berdedikasi.

Orang yang tidak pernah merasa puas dengan hasilnya disebut ambisius dan visioner. Orang yang terus merevisi, mengulang, dan memperbaiki pekerjaannya dianggap detail, teliti, bahkan profesional.

Dari luar, semuanya terlihat luar biasa. Terlihat kuat. Terlihat menginspirasi.
Tapi jarang ada yang berhenti sejenak dan bertanya lebih dalam :
โ–ซ๏ธApakah ia melakukan semua itu karena ingin bertumbuh?
โ–ซ๏ธKarena ia mencintai prosesnya?
โ–ซ๏ธAtau karena ada rasa takut yang diam-diam menggerogoti?
Takut gagal.
Takut dianggap tidak cukup baik.
Takut mengecewakan ekspektasi orang lain.

ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ
๐Ÿช„  @INDEPTYUNIVERSITY โœ…
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค1
๐—œ๐—จ๐—ฉ โ€” ๐—ฃ๐—ข๐——๐—–๐—”๐—ฆ๐—ง
๐Ÿงญ"Antara Standar Tinggi dan Self-Criticism"

           .โžด ON AIR . . โ€” LIRA SEKAR

ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ

Perfeksionisme bukan selalu tentang memiliki standar yang tinggi atau sekadar mengejar kualitas terbaik. Sering kali, itu tentang standar yang terlalu keras untuk diri sendiri. Tentang suara di dalam kepala yang terus berbisik, โ€œBelum cukup,โ€ bahkan ketika orang lain sudah memberikan apresiasi.

Dari luar, perfeksionisme terlihat seperti kekuatanโ€”disiplin, ambisius, teliti. Namun di balik itu, ada kelelahan yang jarang terlihat. Ada tekanan untuk selalu lebih, selalu benar, selalu tanpa cela.

Dan yang paling melelahkan bukanlah tuntutan dunia, melainkan tuntutan yang kita bangun sendiri, ekspektasi yang begitu tinggi hingga kita lupa bagaimana rasanya merasa cukup.

ใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธใ€ฝ๏ธ
๐Ÿช„  @INDEPTYUNIVERSITY โœ…
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค2๐Ÿ”ฅ2๐Ÿคฉ1