𝗙𝗒π—₯π—¦π—–π—œπ—‘π—§π—œπ—Ÿπ—” π—”π—–π—”π——π—˜π— π—¬
4.85K subscribers
1.96K photos
531 videos
128 files
989 links
ΝΆ β€” π•―π–šπ–‘π–ˆπ–Š π•­π–Šπ–‘π–‘π–šπ–’ π•΄π–“π–Šπ–π–•π–Šπ–—π–™π–Žπ–˜.

β–‘β–  Nightshade Concilium :
@NSCONCILIUM
β–‘β–  Call Center :
@FSAassist_bot
β–‘β–  MPPS : ( OPEN )
@LISTPSFSA
@mpps_fsabot

©️ FORSCI͢TILA ACADEMY
Download Telegram
𓂃ֹ ΰ£ͺ πŸ₯° .. π“Š† Red Flag, Green Flag, & Mental Health π“Š‡ ─ πŸ«€
– Podcast Special Edition
Forscintila Academy –

・・・・・・・・・・・・・・・

β€£ ⍀ . . . Pada tahap ini, kita masuk ke pembahasan yang sering banget muncul di hubungan. Yaitu red flag, green flag, dan kaitannya dengan mental health. Istilah-istilah ini sekarang sering dipakai, tapi sayangnya juga sering disalah pahami.

βœ— ... α© ΰ£ͺꜜ Banyak orang langsung melabeli pasangannya sebagai red flag, padahal yang sebenarnya terjadi bisa jadi adalah luka lama yang belum selesai. Trauma dari masa lalu, entah dari keluarga, pertemanan, atau hubungan sebelumnya sering terbawa ke hubungan yang baru. Akibatnya, reaksi yang muncul terlihat berlebihan, sensitif, atau defensif, padahal itu adalah bentuk mekanisme bertahan diri. Di titik ini, penting untuk belajar membedakan apakah perilaku itu memang berbahaya, atau hanya tanda bahwa seseorang sedang membawa luka yang belum sempat disembuhkan.

... (β€”ii ❀️ Lalu kita juga sering mendengar istilah β€œpasangan healing”. Pasangan yang membuat kita merasa aman, didengar, dan tidak takut menjadi diri sendiri. Hubungan seperti ini biasanya tidak selalu sempurna, tapi ada ruang untuk tumbuh bersama. Sebaliknya, ada juga hubungan yang justru terasa melelahkan secara emosional, bukan karena kurang cinta, tapi karena pola yang saling melukai terus berulang. Jika setiap konflik membuat kita merasa kecil, bersalah terus-menerus, atau kehilangan jati diri, itu bisa menjadi tanda bahwa hubungan tersebut bukan tempat untuk pulih, melainkan sumber luka baru.

     ┼─────── Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah β€œDia toxic, atau aku yang terlalu sensitif?” Ini bukan pertanyaan yang mudah dijawab.


╋━ Kadang kita memang perlu jujur pada diri sendiri, apakah reaksi kita dipengaruhi oleh trauma masa lalu, overthinking, atau rasa takut ditinggalkan. Tapi di sisi lain, perasaan tidak nyaman juga tidak boleh diabaikan. Perasaan adalah sinyal. Jika sesuatu berulang kali membuat kita merasa tidak aman secara emosional, itu layak diperhatikan, bukan dipendam.

πŸ“– Intinya, memahami red flag dan green flag bukan tentang mencari siapa yang salah, tapi tentang kesadaran diri. Tentang mengenali batasan, memahami luka masing-masing, dan berani bertanya. Apakah hubungan ini membantu aku bertumbuh, atau justru membuat aku kehilangan diriku sendiri?
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
πŸ”₯1πŸ‘1🀩1
𓂃ֹ ΰ£ͺ πŸ₯° .. π“Š† Relationship Anxiety & Insecure π“Š‡ ─ πŸ«€
– Podcast Special Edition
Forscintila Academy –

・・・・・・・・・・・・・・・

β€£ ⍀ . . . Setelah membahas red flag dan dinamika mental health dalam hubungan, sekarang kita masuk ke kondisi yang sering tidak terlihat tapi sangat terasa, relationship anxiety dan rasa insecure. Ini bukan soal kurang cinta, tapi soal ketakutan yang tumbuh di dalam hubungan pelan-pelan, diam-diam, dan sering kali melelahkan.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
πŸ‘3
🩢🩢🩢🩢🩢🩢🩢🩢🩢

πŸ₯° πŸˆ€ΫͺΫͺβ€Œ Takut Ditinggal, Takut Kehilangan, Takut Sendiri

ΚΎΚΏ Χ‚ π–‘©  Ketakutan ini biasanya bukan muncul tiba-tiba. Ia tumbuh dari pengalaman masa lalu, pernah ditinggalkan, pernah merasa tidak cukup, atau pernah belajar bahwa cinta itu tidak pernah benar-benar aman. Akhirnya, dalam hubungan sekarang, rasa takut selalu ikut duduk di samping kita. Takut jika suatu hari pasangan berubah, takut jika kita tidak lagi dipilih, dan yang paling dalam, takut harus sendirian lagi.

ΚΎΚΏ Χ‚ π–‘©  Rasa takut ini membuat seseorang terus mencari kepastian, ingin selalu diyakinkan, dan gelisah ketika jarak sedikit saja tercipta. Bukan karena berlebihan, tapi karena di dalam dirinya ada kebutuhan akan rasa aman yang belum terpenuhi.



πŸ₯° πŸˆ€ΫͺΫͺβ€Œ Cemburu Karena Cinta atau Karena Takut?

ΚΎΚΏ Χ‚ π–‘©  Cemburu sering dianggap tanda cinta, padahal tidak selalu sesederhana itu. Ada cemburu yang lahir dari rasa sayang, tapi ada juga cemburu yang muncul dari ketakutan kehilangan kontrol. Ketika insecure mengambil alih, cemburu berubah menjadi kecemasan yaitu takut tersaingi, takut tidak cukup menarik, takut pasangan menemukan kebahagiaan tanpa kita.

ΚΎΚΏ Χ‚ π–‘©  Di titik ini, cemburu bukan lagi tentang pasangan, tapi tentang rasa tidak aman terhadap diri sendiri. Kita bukan takut pasangan pergi, tapi takut jika ternyata kita memang tidak layak untuk dipertahankan. Dan tanpa disadari, ketakutan ini bisa membuat hubungan terasa mengekang, baik bagi diri sendiri maupun pasangan.



πŸ₯° πŸˆ€ΫͺΫͺβ€Œ Pasangan Boleh Bahagia, Tapi Aku Kok Tertekan?

ΚΎΚΏ Χ‚ π–‘©  Ada momen di mana kita melihat pasangan terlihat baik-baik saja, bahagia, bahkan santai. Sementara kita justru merasa lelah, cemas, dan tertekan. Perasaan ini sering memunculkan rasa bersalah β€œHarusnya aku senang dong, kenapa malah sesak?”

ΚΎΚΏ Χ‚ π–‘©  Tekanan ini muncul karena kita terus memikul emosi sendirian. Kita berusaha menjaga hubungan tetap utuh, mengorbankan perasaan sendiri, dan takut dianggap berlebihan jika jujur. Akhirnya, kebahagiaan pasangan terasa seperti pengingat bahwa kita sedang berjuang sendirian di dalam hubungan yang seharusnya dijalani bersama.



πŸ“– Bagian ini, penting untuk dipahami bahwa relationship anxiety dan insecure bukan tanda lemah, tapi tanda bahwa ada kebutuhan emosional yang belum terpenuhi. Hubungan yang sehat bukan tentang siapa yang paling kuat menahan rasa takut, tapi tentang bagaimana dua orang bisa saling menciptakan rasa aman tanpa harus kehilangan diri sendiri.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
πŸ”₯4πŸ₯°1πŸ‘1
𓂃ֹ ΰ£ͺ πŸ₯° .. π“Š† Toxic Love & Boundaries π“Š‡ ─ πŸ«€
– Podcast Special Edition
Forscintila Academy –

・・・・・・・・・・・・・・・

β€£ ⍀ . . . Dalam banyak hubungan, cinta sering kali terasa melelahkan tanpa kita benar-benar sadar kapan awalnya. Awalnya mungkin hanya ingin bertahan, memahami, dan membuktikan kalau cinta itu butuh perjuangan. Tapi lama-lama, yang terasa bukan lagi hangat, melainkan capek menunggu, capek menebak perasaan pasangan, capek terus merasa salah. Di titik ini, cinta mulai berubah dari sesuatu yang menenangkan menjadi beban emosional yang diam-diam menguras energi dan kewarasan.

Sering kali kita mengira rasa lelah itu wajar karena cinta, padahal bisa jadi itu tanda bahwa boundaries kita terus dilanggar. Boundaries bukan tentang menjaga jarak atau bersikap dingin, tapi tentang menjaga diri agar tidak hancur di dalam hubungan. Tanpa batas yang jelas, kita mudah terseret dalam pola memberi tanpa henti, memaklumi tanpa batas, sampai lupa bahwa kita juga punya kebutuhan, perasaan, dan hak untuk merasa aman. Hubungan yang sehat bukan hubungan tanpa masalah, tapi hubungan yang tetap memberi ruang bernapas untuk kedua belah pihak.

Lalu muncul pertanyaan yang paling berat. Kalau aku memilih pergi, apakah aku egois?


Banyak orang bertahan bukan karena bahagia, tapi karena takut dicap jahat, takut menyakiti, atau takut sendirian. Padahal memilih pergi dari hubungan yang menyakitkan tidak selalu tentang ego, melainkan tentang self-respect. Tentang keberanian untuk berkata bahwa cinta tidak seharusnya melukai harga diri, membuat kita cemas setiap hari, atau merasa tidak cukup. Kadang, mencintai diri sendiri berarti berhenti memaksakan bertahan di tempat yang terus melukai.

Pada akhirnya, cinta yang sehat tidak menuntut kita untuk kehilangan diri sendiri. Ia tidak membuat kita merasa bersalah hanya karena ingin dihargai. Boundaries dan self-respect bukan musuh cinta, justru mereka adalah fondasi agar cinta tidak berubah menjadi toxic love yang diam-diam merusak kita dari dalam.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
πŸ”₯3πŸ‘2❀1πŸ‘1
𓂃ֹ ΰ£ͺ πŸ₯° .. π“Š† Sosial Media & Tekanan Cinta π“Š‡ ─ πŸ«€
– Podcast Special Edition
Forscintila Academy –

・・・・・・・・・・・・・・・

β€£ ⍀ . . . Di era sosial media, cinta tidak lagi hanya soal dua orang, tapi juga soal siapa yang terlihat paling bahagia di layar.

Timeline dipenuhi foto couple goals, caption manis, anniversary yang dirayakan besar-besaran, seolah semua hubungan berjalan sempurna tanpa celah. Tanpa sadar, kita mulai membandingkan hubungan kita dengan potongan-potongan kebahagiaan orang lain. Padahal yang kita lihat hanyalah highlight, bukan keseluruhan cerita. Tapi tetap saja, perasaan tertinggal dan tidak cukup itu pelan-pelan berubah jadi anxiety di dunia nyata.

Dari situ muncul pertanyaan dalam hati 'kenapa hubungan orang lain kelihatan lebih bahagia dari pada punyaku?'


Dan pada akhirnya, kita mulai meragukan pasangan, meragukan diri sendiri, bahkan meragukan cinta yang sebenarnya masih ada. Bukan karena hubungan kita benar-benar buruk, tapi karena standar bahagia kita bergeser, bukan lagi dari rasa nyaman, melainkan dari seberapa indah hubungan itu terlihat di mata orang lain. Sosial media akhirnya bukan hanya tempat berbagi, tapi juga tempat membandingkan dan menyakiti diri sendiri secara diam-diam.

Lebih jauh lagi, banyak hubungan akhirnya mengejar validasi online. Like, komentar dan views terasa seperti bukti bahwa hubungan itu β€œberhasil”. Tapi ketika layar mati dan ponsel diletakkan, yang tersisa justru rasa kosong. Hubungan terlihat hidup di sosial media, tapi terasa sepi di dalam hati. Padahal cinta tidak diukur dari seberapa sering diposting, melainkan dari seberapa aman kita menjadi diri sendiri di dalamnya.

Pada akhirnya, kebahagiaan dalam hubungan tidak selalu harus dipamerkan untuk menjadi nyata. Tidak semua cinta perlu diumumkan, dan tidak semua yang terlihat bahagia benar-benar baik-baik saja. Yang paling penting bukan bagaimana hubungan itu terlihat di layar, tapi bagaimana rasanya saat hanya ada dua orang di dunia nyata. Apakah tenang, apakah aman, dan apakah kita tetap merasa utuh sebagai diri sendiri.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
πŸ”₯2πŸ₯°1
γ…€γ…€ γ…€ πŸ“Ί ──────── π…πŽπ‘π’π‚πš°ππ“πš°π‹π€ π‹πš°π•π„ ππŽπƒπ‚π€π’π“
β€’ β€’ ───────‒ β“˜

γ€Š π˜ˆπ˜³π˜¦ 𝘞𝘦 π˜–π˜¬π˜’π˜Ί 𝘰𝘳 π˜‘π˜Άπ˜΄π˜΅ 𝘈𝘡𝘡𝘒𝘀𝘩𝘦π˜₯? 》

⎯⎯ β£ΌββƒžΧ‚ ✨ β€’ 🎧 βŽ―Χ„βŽ― α―€α…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿ
🐰 ➫ Klaire, speak now


/breaks into an appreciative applause ; scrolls to the next page of the script on the tablet ; gently adjusts the microphone ; then begins to speak/

πŸŽ™ πŸˆ€ΫͺΫͺβ€Œβ€’β”€β”€ †˖ Tepuk tangan yang paling meriah buat Fers Becca, Froscivis!

πŸŽ™ πŸˆ€ΫͺΫͺβ€Œβ€’β”€β”€ †˖ Wah, materi yang disampaikan benar-benar kena di hati. Apalagi ditambah bumbu pengalaman pribadi, jadi makin nyes, makin kerasa dan… makin merasa tersindir, kan? Hahaha~

πŸŽ™ πŸˆ€ΫͺΫͺβ€Œβ€’β”€β”€ †˖ Aku yakin, setelah ini banyak dari kalian yang langsung mikir, 'Loh… kok kayak cerita aku?' Tenang, kalian gak sendirian kok.

πŸŽ™ πŸˆ€ΫͺΫͺβ€Œβ€’β”€β”€ †˖ Dan sekarang saatnya kalian ambil bagian. Buat Froscivis yang sudah siap bertanya, kami membuka sesi Q&A untuk 5 penanya tercepat di kolom board di bawah ini.

πŸŽ™ πŸˆ€ΫͺΫͺβ€Œβ€’β”€β”€ †˖ Silakan ajukan pertanyaan kalian langsung ke Fers Becca dan nanti akan beliau jawab satu per satu. Ingat ya… ini sesi diskusi, bukan ajang saling serang. War is over! Hahaha~

πŸŽ™ πŸˆ€ΫͺΫͺβ€Œβ€’β”€β”€ †˖ Karena malam ini bukan tentang siapa yang paling benar, tapi tentang siapa yang berani jujur sama perasaannya sendiri.


/offers a warm smile to the camera ; takes a brief pause ; then smoothly begins sharing the Q&A board/
πŸ”₯2πŸ‘1
πŸ“ Heartbreak & Healing Board

πŸ‘€ min, aku gasuka dia deket orang lain tapi dia cuma anggep aku adiknya ngga lebih

πŸ‘€ kalo misal dikasi perhatian&diperlakukan layaknya prioritas, salah ga kalo kita ngerasa baper/berharap lebih sama dia?

πŸ‘€ anu, dia hindu aku islam

πŸ‘€ Kak kalo punya pacar tapi beda akun gitu salah ga? Hehe

πŸ‘€ Gimana ya kalau pacar gay aku di rp tau kalau aku cewe di rl...

πŸ‘€ Buat pertanyaan di bawah ini : Mikir kidsπŸ‘

πŸ‘€ jahat gak kalau aku punya cowok di rl tapi di satu sisi aku juga punya cowok di rp:)

πŸ‘€ kl ninggalin dia demi cowo baru, tp pas putus gamon sm dia. cinta apa fers? []

πŸ‘€ aq suka sm pacar tmnku, selalu cerita jeleknya tmnku ke dia. krn g mau mereka harmonis. aq ingin mereka putuss

πŸ‘€ Kalo pacar tau tau jadi akun hantu padahal sebelumnya ga pamit itu pertanda bosen ya??

πŸ‘€ klo udh toxic gitu gmn cara putusnya? 😭 pdhl hubungan lg baik2 aja mnrut dia, ntar dikira kitanya udh pnya yg lain

πŸ‘€ kalau takut kehilangan pasangan, itu termasuk toxic love gak fers?

πŸ‘€ mantan saya mw new life, harus sedih atau nangis? πŸ₯Ί

πŸ‘₯ 13 people have voted so far.
πŸ“– Anonymous Board

🚫 This poll is closed...
𝗙𝗒π—₯π—¦π—–π—œπ—‘π—§π—œπ—Ÿπ—” π—”π—–π—”π——π—˜π— π—¬ via @MasterPoll_Bot
πŸ‘€ mantan saya mw new life, harus sedih atau nangis? πŸ₯Ί
⎯⎯ β£ΌββƒžΧ‚ ✨ β€’ 🎧 βŽ―Χ„βŽ― α―€α…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿ
πŸͺ» ➫ Fers Rebbeca, speak now


πŸŽ™ πŸˆ€ΫͺΫͺβ€Œβ€’β”€β”€ †˖ aduh sulit nih apakah ceritanya masih cinta lama bersemi kembali? Hahaha. Harusnya sih seneng sih karena kalau mau komunikasi gampang kan jadinya, tapi gak tau lagi kalau ternyata dia udah ada yang baru πŸ₯Ί
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
πŸ”₯1
𝗙𝗒π—₯π—¦π—–π—œπ—‘π—§π—œπ—Ÿπ—” π—”π—–π—”π——π—˜π— π—¬ via @MasterPoll_Bot
πŸ‘€ kalau takut kehilangan pasangan, itu termasuk toxic love gak fers?
⎯⎯ β£ΌββƒžΧ‚ ✨ β€’ 🎧 βŽ―Χ„βŽ― α―€α…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿ
πŸͺ» ➫ Fers Rebbeca, speak now


πŸŽ™ πŸˆ€ΫͺΫͺβ€Œβ€’β”€β”€ †˖ Wajar kok bes kalau emang takut kehilangan, tapi ketika rasa takut kehilanganmu ini bikin kamu membatasi kehidupannya jadinya itu termasuk toxic. Percayalah kalau emang dia sayang sama kamu pasti dia bisa jaga dirinya, tapi kalau nyatanya gak bisa berarti emang enggak layak buat kamu 😍
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
πŸ”₯1
𝗙𝗒π—₯π—¦π—–π—œπ—‘π—§π—œπ—Ÿπ—” π—”π—–π—”π——π—˜π— π—¬ via @MasterPoll_Bot
πŸ‘€ klo udh toxic gitu gmn cara putusnya? 😭 pdhl hubungan lg baik2 aja mnrut dia, ntar dikira kitanya udh pnya yg lain
⎯⎯ β£ΌββƒžΧ‚ ✨ β€’ 🎧 βŽ―Χ„βŽ― α―€α…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿ
πŸͺ» ➫ Fers Rebbeca, speak now


πŸŽ™ πŸˆ€ΫͺΫͺβ€Œβ€’β”€β”€ †˖ Jujur ya bes, kalau km lagi dalam hubungan toxic kadang kita seolah olah dibutakan gitu bes. Aku dulu pun diselingkuhin berkali kali tapi masih bertaham sampe 4 tahun bes karena gak sadar dan gak percaya meskipun udah diberitahu orang lain. Cara lepasnya menurut ku ya bes pribadi yaitu habisin dulu cintamu ke dia nanti bakalan mati rasa dan yah selamat kamu sudah difase siap melepasnya tanpa ingin balikan sama dia. 😊
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
πŸ”₯1
𝗙𝗒π—₯π—¦π—–π—œπ—‘π—§π—œπ—Ÿπ—” π—”π—–π—”π——π—˜π— π—¬ via @MasterPoll_Bot
πŸ‘€ Kalo pacar tau tau jadi akun hantu padahal sebelumnya ga pamit itu pertanda bosen ya??
⎯⎯ β£ΌββƒžΧ‚ ✨ β€’ 🎧 βŽ―Χ„βŽ― α―€α…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿα…Ÿ
πŸͺ» ➫ Fers Rebbeca, speak now


πŸŽ™ πŸˆ€ΫͺΫͺβ€Œβ€’β”€β”€ †˖ artinya itu orang emang gak sayang sama kamu bes. Jangan terlalu dipikirin bes menurutku, semakin kamu pikirin malah km sendiri yang tersiksa sedangkan dia tanpa ada beban pikiran sama sekali. Semangat yah kamu layak dapat orang yang lebih baik πŸ’œ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
πŸ”₯1