๐——๐—œ๐—ฅ๐—˜๐—–๐—ง๐—œ๐—ฉ๐—˜ ๐—ฉ๐—˜๐—ก๐—ข๐—ซ
16.1K subscribers
872 photos
73 videos
208 files
104 links
ใ…คใ…คใ…คใ…ค  โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€ โ€ข โ“˜ โ€ข โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€

โ€‹Navigating the ruins of the old world to build a new order. No surrender, no betrayal. We are the last line of defense.

โฏโฏ @OFFICIALVENOX_BOT
โฏโฏโ€‹ @NOXROGU
โฏโฏ @VNXPARTNER_BOT
โฏโฏ @VENOXPFP_BOT
Download Telegram
ใ…ค       ใ…ค ใ…ค   ๐—˜๐—— ๐—ฆ๐—›๐—˜๐—˜๐—ฅ๐—”๐—ก

๐Ÿ’ฟ.. Selanjutnya ada penyanyi yang selalu berkerja keras untuk menggapai mimpi yang luar biasa. Ed Sheeran adalah contoh nyata dari kerja keras dan ketekunan dalam mengejar mimpi. Sejak kecil, ia sudah mencintai musik, tetapi perjalanannya tidak mudah. Ia lahir di keluarga sederhana di Inggris dan sempat mengalami ejekan karena penampilannya dan gagap saat berbicara. Di usia muda, Ed memutuskan untuk mengejar karier musik meski tanpa dukungan besar, ja sering tampil di jalanan, tidur di sofa teman, bahkan pernah tidur di depan stasiun kereta hanya agar bisa tetap bermusik.

๐Ÿ’ฟ.. Setelah bertahun-tahun berjuang, Ed akhirnya dikenal lewat lagu The A Team, yang membuka jalan bagi kesuksesan besar dengan album seperti + (Plus), x (Multiply), dan รท (Divide). Lagu-lagunya seperti Thinking Out Loud, Perfect, dan Shape of You menjadi hits dunia. Kini, Ed Sheeran dikenal bukan hanya sebagai penyanyi dan penulis lagu berbakat, tapi juga simbol ketekunan, kerendahan hati, dan bukti bahwa kerja keras bisa mengubah hidup siapa pun.

ใ…ค       ใ…ค       @METALICASTER
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿ‘3๐Ÿ‘1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ใ…ค       ใ…ค  #๐Œ๐“๐‹๐‚๐Ž๐๐“๐„๐๐ˆ๐ƒ๐Ž

๐ŸŽ€.. Tidak terasa konten kita sudah berada di ujung acara. Konten ini memiliki kesimpulan bahwa kamu harus tetap tegar dan semangat dalam mengejar impianmu, jangan mudah menyerah yakin terharap dirimu sendiri.

๐ŸŽ€.. Saya, Kanning Arcvlo pamit undur diri. Terima kasih banyak yang sudah menyaksikan konten ini dengan baik, maaf bila saya ada salah dalam perkataan atau dalam penyampaian informasi. Sekian terima kasih.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿ”ฅ5โค1
‎ ‎ (@METALICASTER) ๐Ÿฝ๏ธ

#๐Œ๐“๐‹๐‚๐Ž๐๐“๐„๐๐ˆ๐ƒ๐Ž <๐Ÿฅ˜>
WORLD FACTS w/ Maika, J.

Malam, Metalica! Balik lagi bareng Maika yang kali ini bakal ngebahas sesuatu yang relate banget sama semua orang. Yep, food! Kalian pernah gak sih, lagi makan sesuatu yang keliatannya biasa aja, tapi ternyata punya fakta unik atau bahkan aneh di baliknya? Misalnya, makanan yang sering kalian anggap sehat ternyata punya sisi lain yang gak disangka-sangka! ๐Ÿ˜ฎ

‎ FOOD FACTS CONTENT:
7 Food Facts You
‎ Probably Donโ€™t Know
(VOL 5, PAGE 1)

Banyak banget loh hal menarik dari makanan yang kita konsumsi tiap hari. Mulai dari cara kerjanya di tubuh, sejarahnya, sampai efek kecil yang mungkin gak pernah kalian sadar. Jadi, simak ocehan gua dan siap-siap kaget (dan lapar) bareng gua, karena kita bakal kupas satu-satu fakta di balik beberapa makanan favorit kalian! ๐Ÿ”๐Ÿ”ฅ
๐Ÿ‘1
Watermelon Sugar
Harry Styles
"Cooking is like painting or writing a song. Just as there are only so many notes or colors, there are only so many flavorsโ€”it's how you combine them that sets you apart." โ€” Wolfgang Puck
‎ ‎ (1.) Cokelat Pernah Jadi
‎ ‎ ‎ โ€Œ‎ ‎Alat Tukar

Tau gak sih, dulu, cokelat itu harganya bisa sampai dijadikan alat tukar dengan barang bermanfaat lainnya?


Sebelum cokelat jadi batangan manis yang kita makan hari ini, biji kakao saat itu bernilai tinggi di peradaban Mesoamerika, khususnya di kalangan Maya dan Aztek. Di masyarakat Aztek, biji kakao bahkan dipakai sebagai alat tukar, ada catatan yang bilang bahwa satu biji kakao bisa dipakai membeli beberapa ekor ikan kecil atau sebotol minuman.

Nilai ekonomis dari biji kakao tersebut membuatnya menjadi simbol status. Bangsawan dan prajurit mendapatkan akses utama dalam mengonsumsinys. Baru setelah kedatangan orang Eropa, biji kakao dibawa pulang, diadaptasi, dan perlahan berubah menjadi produk manis yang kita kenal sekarang.

Intinya cokelat modern adalah hasil panjang transformasi budaya dari barang bernilai tinggi, bahan ritual, hingga makanan yang mudah ditemukana di masa ini.


‎ ‎ (@METALICASTER) ๐Ÿซ
๐Ÿ‘1
(2.) Madu Gak Pernah Basi

Pasti kebanyakan dari kalian udah tau kalau madu termasuk makanan yang terkenal tahan lama dibandingkan makanan lainnya. Hal tersebut ternyata bukan sekadar mitos, loh! Tapi alasannya kenapa ya?


Jars madu ditemukan di makam Firaun Mesir yang berumur ribuan tahun dan secara kimiawi zat madu tersebut masih stabil.

Ada beberapa alasan ilmiahnya:

1. Madu mengandung gula dalam
‎ konsentrasi sangat tinggi
‎ sehingga aktivitas air rendah.
‎ Hal ini membuat
‎ mikroorganisme kesulitan
‎ tumbuh.

2. Madu bersifat asam sehingga
‎ lingkungan tidak
‎ menguntungkan bagi bakteri
‎ umum.

3. Lebah menambahkan enzim
‎ selama pembuatan madu
‎ sehingga efek antibakteri. Jadi
‎ mikroorganisme makin sulit
‎ tumbuh, deh.

Dalam keadaan murni dan tertutup rapat, madu bisa bertahan sangat lama. Itulah sebabnya penemuan madu ratusan hingga ribuan tahun tidak aneh โ€œsecara kimiaโ€.

‎ ‎ (@METALICASTER) ๐Ÿฏ
โค1
(3.) Saus Tomat Dulu Obat

Sama kayak cokelat,
saus tomat yang sekarang jadi temen makan kentang goreng juga punya sejarah yang menarik nih. Faktanya, di tradisi kuliner Asia Tenggara ada saus ikan fermentasi yang disebut โ€œkecapโ€(yang akhirnya jadi kata โ€œketchupโ€).

Saat itu saus berbasis tomat mulai populer di Eropa dan Amerika pada abad ke 18โ€“19, beberapa penjual obat juga mulai memasarkan ekstrak tomat sebagai obat, mereka mengklaim itu membantu pencernaan dan mengatasi gangguan pencernaan. Dokter dan apoteker tertentu bahkan menjual โ€œpil tomatโ€ sebagai tonik.

Seiring berjalannya waktu, resep nya berubah menjadi cairan kental yang rasanya khas. Berawal dibuat secara rumahan, hingga akhirnya diproduksi massal. Perusahaan seperti Heinz pada akhir abad ke-19 berperan besar dalam menstandarkan resep saus tomat manis-gurih yang akhirnya menyebar ke seluruh dunia.

‎ ‎ (@METALICASTER) ๐Ÿฅซ
๐Ÿ‘1
‎ ‎ (4.) Pisang Sekarang Itu
‎ ‎ ‎ Bukan Pisang Asli

Fakta apalagi nih, Mai? Yang bener judulnya begitu? (๐Ÿ˜ฏ)

Beneran, coba simak ya!

Pisang yang kita kenal di supermarket kebanyakan Cavendish yang ternyata bukan hasil evolusi alami. Ia adalah hasil campur tangan atau budidaya oleh manusia dengan cara domestikasi, seleksi, dan reproduksi vegetatif (secara klonal).

Sebelumnya ada pisang populer yang disebut Gros Michel yang mendominasi pasar internasional sampai pertengahan abad ke-20. Namun penyakit jamur yang dikenal sebagai Panama disease menghancurkan ladang Gros Michel di berbagai wilayah.

Karena pisang diproduksi secara klonal atau tanpa variasi genetik luas, maka seluruh populasi rentan terhadap wabah yang bisa menginfeksi semua tanaman serupa. Jadi pisang yang tampak โ€œbiasaโ€ di meja makan kalian adalah hasil dari sejarah pertanian yang sempat bikin para petani kesulitan pada masa itu.

‎ ‎ (@METALICASTER) ๐ŸŒ
โค1๐Ÿ‘1
‎ ‎ (5.) Kentang dan Eksperimen
‎ Luar Angkasa

Kentang dikenal sebagai tanaman kandidat ideal untuk pangan bergizi (karbohidrat kompleks, vitamin, mineral) dan mudah pertumbuhannya.


Karena faktor-faktor tersebut lah kentang menjadi salah satu tanaman yang diuji dalam penelitian pertanian luar angkasa.

Sejak 1990-an, lembaga NASA dan mitra ilmiahnya melakukan eksperimen yaitu menanam kentang dalam kondisi microgravity dan tertutup untuk mengeksplor kemungkinan yang mendukung misi jangka panjang ke Bulan atau Mars, dan ternyata beneran bisa tumbuh.

Penelitian ini berfokus pada kebutuhan nutrisi, siklus air, kontrol lingkungan, dan bagaimana tanaman merespons gravitasi yang rendah. Hasil-hasil awal memberi wawasan penting kepada manusia tentang gagasan bahwa kentang bisa jadi pangan yang bisa diandalkan di misi antarplanet.

‎ ‎ (@METALICASTER) ๐Ÿฅ”
โค1๐Ÿฅฐ1
‎ ‎ (6.) Keju Paling Bau di Dunia
‎ Terbuat dari Bakteri Ketiak

Kedengarannya jorok, tapi ini nyata loh!


Di tahun 2013, beberapa ilmuwan dan seniman di London membuat proyek sains bernama โ€œSelfmade Cheeseโ€, di sana mereka membuat keju dari bakteri hasil swab tubuh manusia, termasuk dari ketiak dan jari kaki. Tenang, yang ini bukan untuk dimakan, hanya untuk diteliti bakterinya.

Faktanya bakteri yang menghasilkan aroma keju (seperti Brevibacterium linens) ternyata sama dengan bakteri yang menyebabkan bau badan manusia. Jadi, bau tajam pada keju seperti Limburger sebenarnya identik dengan โ€œaroma manusiaโ€ karena sumber bakteri yang sama.

Fakta ini menunjukkan betapa tipisnya batas antara sesuatu yang kita sebut lezat dan sesuatu yang kita anggap menjijikkan semua tergantung konteks dan budaya.


‎ ‎ (@METALICASTER) ๐Ÿง€
โค1๐Ÿ‘1