Apa saja ya yang membuat sakit gigi berakibat fatal? 🤔
Jika tidak segera di tangani maka bisa bisa terjadi pendarahan di sekitar area gigi atau pun gusi bisa mengalami kebusukan gigi dan kerusakan gigi loh
Ada fakta menarik juga nih jika kalian memiliki gigi yang sensitif maka jangan terbiasa menggemeretakkan gigi karena bisa beresiko gigi kalian retak loh
Jika tidak segera di tangani maka bisa bisa terjadi pendarahan di sekitar area gigi atau pun gusi bisa mengalami kebusukan gigi dan kerusakan gigi loh
Ada fakta menarik juga nih jika kalian memiliki gigi yang sensitif maka jangan terbiasa menggemeretakkan gigi karena bisa beresiko gigi kalian retak loh
Jadi gimana? Apakah sekarang kalian sudah mengerti? Maka dari itu harus rajin cek gigi kedokter ya dan rajin menggosok gigi maksimal 2 kali sehari, jangan sampai kalian malas menggosok gigi bisa berakibat fatal seperti yang sedang mimin bahas loh😰
Jadi kalian harus selalu menjaga gigi kalian ya agar terhindar dari kuman nah spesial malam ini mimin juga mau ngadain random QnA nih, jika ada yang ingin di tanyakan maka bisa langsung di tanyakan di board QnA ya, dan juga pembahasan kita cukup sampai sini dulu okey? 😉
Sampai bertemu besok, pay pay semua😆😆👋👋
Jadi kalian harus selalu menjaga gigi kalian ya agar terhindar dari kuman nah spesial malam ini mimin juga mau ngadain random QnA nih, jika ada yang ingin di tanyakan maka bisa langsung di tanyakan di board QnA ya, dan juga pembahasan kita cukup sampai sini dulu okey? 😉
Sampai bertemu besok, pay pay semua😆😆👋👋
halo semua kembali lagi di apptice cast, kemarin kita sudah membahas tentang penyakit sariawan , right? jadi kali ini kita akan membahas tentang penyakit tipes, siapa disini yang sudah merasakan sakit tipes? and ada gak yang belum merasakan sakit tipes? hebat yaa hehehe, langsung aja jangan banyak bicara kita langsung mulai ke pembahasan tentang penyakit tipes
Apa itu demam tifoid? 🤔
Demam Tifoid adalah penyakit yang terjadi akibat infeksi bakteri Salmonella typhi, demam ini secara umum menyerang penderita dalam kelompok usia 5-30 tahun, masa inkubasi dari bakteri umumnya dapat bervariasi juga mulai dari 3 hari hingga 60 hari.
Hingga saat ini, demam tifoid masih menjadi masalah kesehatan di berbagai negara, terutama di negara berkembang di Indonesia, angka kejadian demam tifoid cukup tinggi, dan hal ini berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan sanitasi yang belum memadai.
Demam Tifoid adalah penyakit yang terjadi akibat infeksi bakteri Salmonella typhi, demam ini secara umum menyerang penderita dalam kelompok usia 5-30 tahun, masa inkubasi dari bakteri umumnya dapat bervariasi juga mulai dari 3 hari hingga 60 hari.
Hingga saat ini, demam tifoid masih menjadi masalah kesehatan di berbagai negara, terutama di negara berkembang di Indonesia, angka kejadian demam tifoid cukup tinggi, dan hal ini berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan sanitasi yang belum memadai.
Apa saja gejala demam tifoid? 🤔
Gejala demam tifoid sangat luas dan bervariasi, Pada umumnya seseorang dicurigai terkena demam tifoid bila mengalami demam lebih dari 7 hari dan tidak mereda dengan penggunaan obat penurun panas demam juga dapat makin tinggi secara bertahap setiap harinya, dan bila tidak ditangani, dapat berlangsung hingga 3 minggu.
Keluhan lain yang menyertai demam dapat berupa:
Rasa lemah
Nyeri kepala
Nyeri pada persendian
Nyeri pada otot-otot tubuh
Perut terasa kembung atau nyeri
Diare atau sulit buang air besar
Mual dan muntah
Batuk
Tampak gelisah
Bila tidak ditangani dengan tepat, demam tifoid juga dapat menimbulkan komplikasi, baik pada saluran pencernaan, hati, jantung, atau sistem persarafan.
Gejala demam tifoid sangat luas dan bervariasi, Pada umumnya seseorang dicurigai terkena demam tifoid bila mengalami demam lebih dari 7 hari dan tidak mereda dengan penggunaan obat penurun panas demam juga dapat makin tinggi secara bertahap setiap harinya, dan bila tidak ditangani, dapat berlangsung hingga 3 minggu.
Keluhan lain yang menyertai demam dapat berupa:
Rasa lemah
Nyeri kepala
Nyeri pada persendian
Nyeri pada otot-otot tubuh
Perut terasa kembung atau nyeri
Diare atau sulit buang air besar
Mual dan muntah
Batuk
Tampak gelisah
Bila tidak ditangani dengan tepat, demam tifoid juga dapat menimbulkan komplikasi, baik pada saluran pencernaan, hati, jantung, atau sistem persarafan.
Apa saja penyebab demam tifoid? 🤔
Demam tifoid diakibatkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi, dan sebagian kecil juga dapat diakibatkan oleh Salmonella paratyphi A, B, atau C.
Demam tifoid sendiri dapat ditularkan secara fekal-oral, yakni dari kotoran ke mulut hal ini dapat terjadi bila kuman dari kotoran diangkut oleh lalat, yang kemudian meninggalkan kotoran tersebut pada makanan yang akan disantap oleh seseorang.
Karena itu, kebersihan lingkungan memegang peran yang sangat penting dalam penularan demam tifoid, Sangat disarankan juga untuk tidak mengonsumsi makanan yang diduga tercemar atau yang kebersihannya patut dipertanyakan.
Demam tifoid diakibatkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi, dan sebagian kecil juga dapat diakibatkan oleh Salmonella paratyphi A, B, atau C.
Demam tifoid sendiri dapat ditularkan secara fekal-oral, yakni dari kotoran ke mulut hal ini dapat terjadi bila kuman dari kotoran diangkut oleh lalat, yang kemudian meninggalkan kotoran tersebut pada makanan yang akan disantap oleh seseorang.
Karena itu, kebersihan lingkungan memegang peran yang sangat penting dalam penularan demam tifoid, Sangat disarankan juga untuk tidak mengonsumsi makanan yang diduga tercemar atau yang kebersihannya patut dipertanyakan.
Bagaimana cara mengobati nya? 🤔
Sering dikatakan bahwa penanganan yang terbaik adalah pencegahan, Untuk mencegah tertular demam tifoid, disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang diduga telah tercemar oleh lalat, atau yang kebersihannya tidak terjamin hal ini akan mengurangi risiko Anda untuk terinfeksi bakteri Salmonella typhi.
Jika seseorang diduga terkena demam tifoid, disarankan untuk langsung berobat ke dokter, Sementara itu jika telah didiagnosis mengalami demam tifoid, umumnya akan mendapatkan penanganan berikut ini:
Bed rest.
Asupan nutrisi yang sesuai untuk penderita bila penderita memiliki kesulitan asupan dikarenakan mual dan muntah, asupan tambahan dapat diberikan melalui cairan infus sesuai anjuran dokter.
Pemberian antibiotik sesuai anjuran dokter, dengan mempertimbangkan derajat beratnya penyakit serta sensitivitas individu terhadap antibiotik tersebut.
Pemberian obat penurun demam.
Pemberian obat untuk gejala-gejala lainnya seperti mual, muntah, nyeri perut, gangguan buang air besar, dan sebagainya, sesuai dengan keluhan yang dialami oleh pasien.
Sering dikatakan bahwa penanganan yang terbaik adalah pencegahan, Untuk mencegah tertular demam tifoid, disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang diduga telah tercemar oleh lalat, atau yang kebersihannya tidak terjamin hal ini akan mengurangi risiko Anda untuk terinfeksi bakteri Salmonella typhi.
Jika seseorang diduga terkena demam tifoid, disarankan untuk langsung berobat ke dokter, Sementara itu jika telah didiagnosis mengalami demam tifoid, umumnya akan mendapatkan penanganan berikut ini:
Bed rest.
Asupan nutrisi yang sesuai untuk penderita bila penderita memiliki kesulitan asupan dikarenakan mual dan muntah, asupan tambahan dapat diberikan melalui cairan infus sesuai anjuran dokter.
Pemberian antibiotik sesuai anjuran dokter, dengan mempertimbangkan derajat beratnya penyakit serta sensitivitas individu terhadap antibiotik tersebut.
Pemberian obat penurun demam.
Pemberian obat untuk gejala-gejala lainnya seperti mual, muntah, nyeri perut, gangguan buang air besar, dan sebagainya, sesuai dengan keluhan yang dialami oleh pasien.
Jadi gimana? sudah paham semua kan? jadi kita harus menjaga kesehatan kita sendiri yaa, and jangan lupa untuk makan makanan yang sehat agar tidak tertular penyakit tipes, minum air putih minimal 3 kali dalam sehari agar kuman yang ada di tubuh kita keluar semua, hehe segitu saja pembahasan dari saya. kurang lebihnya mohon maaf, apa bila ada yang salah mohon di maafkan, terimakasih. sampai ketemu besok yaa semua, pay pay 😁😁👋👋👋
Halloo semua kembali lagi Apptice Cast , kira kira hari ini kita akan membahas tentang penyakit apa ya kira kira?? 🤔🤔
Hari ini kita akan membahas tentang penyakit panic attack , wah siapa nih yang di sini sering banget panic attack, okey tanpa lama lama mari kita masuk ke pembahasan nya ya 😉
Hari ini kita akan membahas tentang penyakit panic attack , wah siapa nih yang di sini sering banget panic attack, okey tanpa lama lama mari kita masuk ke pembahasan nya ya 😉
Panic attack itu apa sih?🤔
Serangan panik (panic attack) adalah munculnya rasa takut atau gelisah berlebihan secara tiba-tiba. Kondisi yang juga disebut dengan serangan kegelisahan ini ditandai dengan detak jantung yang bertambah cepat, napas menjadi pendek, pusing, otot menjadi tegang, atau gemetar. Serangan panik dapat berlangsung selama beberapa menit atau hingga setengah jam.
Nah, panic attack bisa dialami sesekali dalam hidup, yang biasanya menghilang saat keadaan atau situasi pemicunya berakhir. Namun, jika serangan panik terjadi secara berulang dan untuk jangka waktu yang lama, maka kondisi ini disebut gangguan panik.
Serangan panik (panic attack) adalah munculnya rasa takut atau gelisah berlebihan secara tiba-tiba. Kondisi yang juga disebut dengan serangan kegelisahan ini ditandai dengan detak jantung yang bertambah cepat, napas menjadi pendek, pusing, otot menjadi tegang, atau gemetar. Serangan panik dapat berlangsung selama beberapa menit atau hingga setengah jam.
Nah, panic attack bisa dialami sesekali dalam hidup, yang biasanya menghilang saat keadaan atau situasi pemicunya berakhir. Namun, jika serangan panik terjadi secara berulang dan untuk jangka waktu yang lama, maka kondisi ini disebut gangguan panik.
Apa aja sih gejalanya?
Berkeringat secara berlebihan
Merasa gelisah atau berpikir secara irasional
Mulut terasa kering
Otot menjadi tegang
Merasa sangat takut
Gemetar
Sesak napas
Jantung terasa berdebar
Detak jantung meningkat
Kram perut
Nyeri dada
Mual
Pusing atau pingsan.
Berkeringat secara berlebihan
Merasa gelisah atau berpikir secara irasional
Mulut terasa kering
Otot menjadi tegang
Merasa sangat takut
Gemetar
Sesak napas
Jantung terasa berdebar
Detak jantung meningkat
Kram perut
Nyeri dada
Mual
Pusing atau pingsan.
Apa aja sih penyebab panic attack?
Berikut ini adalah faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami serangan panik:
Stres.
Perubahan suasana secara tiba-tiba, misalnya masuk ke lingkungan yang ramai dan penuh sesak.
Faktor genetik atau memiliki keluarga dengan riwayat serangan panik.
Mengalami trauma atau pengalaman yang membuat diri sangat tertekan.
Konsumsi kafein, alkohol, dan NAPZA.
Kondisi yang membuat penderita cemas dan tidak nyaman, misalnya saat menonton film horor atau mengalami turbulensi di atas pesawat.
Berikut ini adalah faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami serangan panik:
Stres.
Perubahan suasana secara tiba-tiba, misalnya masuk ke lingkungan yang ramai dan penuh sesak.
Faktor genetik atau memiliki keluarga dengan riwayat serangan panik.
Mengalami trauma atau pengalaman yang membuat diri sangat tertekan.
Konsumsi kafein, alkohol, dan NAPZA.
Kondisi yang membuat penderita cemas dan tidak nyaman, misalnya saat menonton film horor atau mengalami turbulensi di atas pesawat.
Lalu, cara penanganan panic attack?
Penanganan serangan panik bertujuan untuk mengurangi intensitas dan frekuensi sarangan agar kualitas hidup bertambah baik. Penanganan dapat dilakukan pemberian obat dan dengan psikoterapi. Keduanya dapat dilaksanakan secara bersamaan atau hanya satu saja, tergantung dari kondisi dan tingkat keparahan yang dialami.
Obat-obatan
Serangan panik yang hanya terjadi sesekali tidak membutuhkan penanganan. Namun jika terus berulang, maka psikiater akan meresepkan obat guna mencegah kemunculannya. Obat yang diresepkan adalah sama dengan obat untuk depresi atau obat penenang, seperti:
Fluoxetine
Sertraline
Venlafaxine
Alprazolam
Clonazepam
Pada penderita gangguan panik, obat perlu dikonsumsi setidaknya selama 1 tahun. Penggunaan obat tidak bisa dihentikan secara tiba-tiba, melainkan dengan mengurangi dosisnya secara perlahan dan di bawah pengawasan dokter.
Penanganan secara terapi
Jenis terapi yang diterapkan untuk mengobati penderita serangan panik adalah terapi perilaku kognitif. Dalam terapi ini, penderita akan dibimbing untuk memahami dan meyakini bahwa serangan panik tidak membahayakan. Penderita juga akan diajari mengubah respons perasaan dan perilaku terhadap pola pikiran negatif, sehingga nantinya membantu mereka dalam mengatasi serangan panik secara mandiri. Dengan kata lain, penderita diajari untuk mengatasi rasa takut terhadap situasi yang membuat mereka panik.
Penanganan serangan panik bertujuan untuk mengurangi intensitas dan frekuensi sarangan agar kualitas hidup bertambah baik. Penanganan dapat dilakukan pemberian obat dan dengan psikoterapi. Keduanya dapat dilaksanakan secara bersamaan atau hanya satu saja, tergantung dari kondisi dan tingkat keparahan yang dialami.
Obat-obatan
Serangan panik yang hanya terjadi sesekali tidak membutuhkan penanganan. Namun jika terus berulang, maka psikiater akan meresepkan obat guna mencegah kemunculannya. Obat yang diresepkan adalah sama dengan obat untuk depresi atau obat penenang, seperti:
Fluoxetine
Sertraline
Venlafaxine
Alprazolam
Clonazepam
Pada penderita gangguan panik, obat perlu dikonsumsi setidaknya selama 1 tahun. Penggunaan obat tidak bisa dihentikan secara tiba-tiba, melainkan dengan mengurangi dosisnya secara perlahan dan di bawah pengawasan dokter.
Penanganan secara terapi
Jenis terapi yang diterapkan untuk mengobati penderita serangan panik adalah terapi perilaku kognitif. Dalam terapi ini, penderita akan dibimbing untuk memahami dan meyakini bahwa serangan panik tidak membahayakan. Penderita juga akan diajari mengubah respons perasaan dan perilaku terhadap pola pikiran negatif, sehingga nantinya membantu mereka dalam mengatasi serangan panik secara mandiri. Dengan kata lain, penderita diajari untuk mengatasi rasa takut terhadap situasi yang membuat mereka panik.
Jadi bagaimana semua? Sudah mengerti? Baik, segitu saja pembahasan dari saya, jika ada yang kurang, atau kata yang salah mohon maaf, terimakasih.
Sampai jumpa di esok hari, Arrivederci
Sampai jumpa di esok hari, Arrivederci
Hallo semua nya pembahasan kemarin kan tentang panic attack. Hari ini kita akan membahas tentang pusing
Langsung saja ke pembahasan😊
Langsung saja ke pembahasan😊
Apa sih gejala pusing itu
Pusing adalah sensasi seperti berputar, kliyengan, melayang, atau kondisi ketika kamu merasa akan pingsan. Pusing bisa terjadi pada siapa saja dengan sensasi yang berbeda pada setiap orang. Sebenarnya, pusing bukanlah penyakit, melainkan gejala dari perubahan tubuh atau gangguan kesehatan.
Pusing adalah sensasi seperti berputar, kliyengan, melayang, atau kondisi ketika kamu merasa akan pingsan. Pusing bisa terjadi pada siapa saja dengan sensasi yang berbeda pada setiap orang. Sebenarnya, pusing bukanlah penyakit, melainkan gejala dari perubahan tubuh atau gangguan kesehatan.
Apa penyebab pusing?
Pusing disebabkan oleh faktor Gangguan saraf, di antaranya penyakit Parkinson dan multiple sclerosis. Efek obat-obatan, seperti obat anti kejang, antidepresan, penenang, obat bius, dan obat penurun tekanan darah. Gangguan kecemasan.
Pusing disebabkan oleh faktor Gangguan saraf, di antaranya penyakit Parkinson dan multiple sclerosis. Efek obat-obatan, seperti obat anti kejang, antidepresan, penenang, obat bius, dan obat penurun tekanan darah. Gangguan kecemasan.